home ekbis

Dewan Komisaris Pertamina Dorong Penguatan Pendidikan Inklusif

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:52 WIB
Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono saat meninjau langsung implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD). Foto: Istimewa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menerima kunjungan Dewan Komisaris dan Komite PT Pertamina (Persero) bersama Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, dalam rangka meninjau langsung implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD) yang dijalankan oleh Integrated Terminal (IT) Makassar.

Kegiatan ini berlangsung di Sekolah Anak Percaya Diri, Kelurahan Patingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, sebagai bentuk komitmen Pertamina dalam memastikan program TJSL berjalan efektif, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Hadir dalam kunjungan tersebut Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono, didampingi Komite Audit Mohammad Imran Zulkarnain Duki serta Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko Muhammad Arfan. Turut hadir pula jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung aktivitas pembelajaran, berdialog dengan para pengajar, serta berinteraksi dengan anak-anak peserta program SAPD yang mendapatkan pendampingan pendidikan karakter dan penguatan kepercayaan diri.

Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, menyampaikan bahwa Program Sekolah Anak Percaya Diri mencerminkan peran strategis Pertamina sebagai BUMN dalam mendukung pembangunan sosial yang inklusif.

“Program ini selaras dengan komitmen Pertamina terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 10 tentang Pengurangan Kesenjangan. Kami melihat langsung dampak positif program ini dalam membangun karakter dan rasa percaya diri anak-anak sejak dini,” ujar Condro.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan program TJSL ditentukan oleh keberlanjutan dan kolaborasi dengan masyarakat. “Melalui SAPD, Pertamina Patra Niaga tidak hanya menjalankan tanggung jawab sosial, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Program ini menjadi bukti bahwa keberadaan operasional perusahaan harus memberi nilai tambah sosial bagi lingkungan sekitar,” jelasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya