Asmo Sulsel Berikan Edukasi Safety Riding untuk Siswa SMKN 4 Gowa
Tim SINDOmakassar
Senin, 19 Januari 2026 - 15:39 WIB
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan budaya berkendara aman sejak usia muda.
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan budaya berkendara aman sejak usia muda melalui kegiatan edukasi safety riding bagi siswa-siswi SMKN 4 Gowa. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 siswa dan dilaksanakan bersama Polres Gowa melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Gowa.
Edukasi ini menjadi bagian dari sinergi antara Asmo Sulsel dan kepolisian dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pelajar. Mengingat usia pelajar merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap risiko kecelakaan, kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran sejak dini akan pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya.
Dalam sesi edukasi tersebut, Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel menyampaikan berbagai materi penting seputar keselamatan berkendara. Mulai dari tips berkendara yang aman dan bertanggung jawab, faktor-faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas, hingga pentingnya menjaga fokus dan kondisi tubuh yang prima saat berkendara.
Meskipun tidak disertai dengan sesi praktik langsung, materi disampaikan secara interaktif dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh para siswa. Wanny juga menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap, seperti helm, jaket, sarung tangan, serta celana panjang, sebagai bentuk perlindungan diri untuk meminimalkan risiko fatalitas apabila terjadi kecelakaan.
Salah satu poin yang mendapat perhatian khusus adalah pemilihan helm. Wanny menegaskan bahwa penggunaan helm berwarna terang lebih disarankan dibandingkan helm berwarna gelap, karena dapat meningkatkan visibilitas pengendara di jalan, terutama pada kondisi lalu lintas padat atau pencahayaan minim.
“Keselamatan berkendara tidak hanya soal bisa mengendarai motor, tetapi bagaimana kita mempersiapkan diri dan perlengkapan dengan benar. Helm berwarna terang membantu pengendara lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain, sehingga potensi terjadinya kecelakaan bisa ditekan,” jelas Wanny.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan para siswa yang menyimak materi serta mengajukan berbagai pertanyaan seputar keselamatan berkendara. Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap para siswa SMKN 4 Gowa dapat menjadi generasi muda yang lebih peduli terhadap keselamatan, serta mampu menjadi role model yang baik bagi lingkungan sekitarnya dalam menerapkan budaya berkendara aman dengan semangat kampanye #Cari_Aman.
Edukasi ini menjadi bagian dari sinergi antara Asmo Sulsel dan kepolisian dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pelajar. Mengingat usia pelajar merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap risiko kecelakaan, kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran sejak dini akan pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya.
Dalam sesi edukasi tersebut, Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel menyampaikan berbagai materi penting seputar keselamatan berkendara. Mulai dari tips berkendara yang aman dan bertanggung jawab, faktor-faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas, hingga pentingnya menjaga fokus dan kondisi tubuh yang prima saat berkendara.
Meskipun tidak disertai dengan sesi praktik langsung, materi disampaikan secara interaktif dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh para siswa. Wanny juga menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap, seperti helm, jaket, sarung tangan, serta celana panjang, sebagai bentuk perlindungan diri untuk meminimalkan risiko fatalitas apabila terjadi kecelakaan.
Salah satu poin yang mendapat perhatian khusus adalah pemilihan helm. Wanny menegaskan bahwa penggunaan helm berwarna terang lebih disarankan dibandingkan helm berwarna gelap, karena dapat meningkatkan visibilitas pengendara di jalan, terutama pada kondisi lalu lintas padat atau pencahayaan minim.
“Keselamatan berkendara tidak hanya soal bisa mengendarai motor, tetapi bagaimana kita mempersiapkan diri dan perlengkapan dengan benar. Helm berwarna terang membantu pengendara lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain, sehingga potensi terjadinya kecelakaan bisa ditekan,” jelas Wanny.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan para siswa yang menyimak materi serta mengajukan berbagai pertanyaan seputar keselamatan berkendara. Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap para siswa SMKN 4 Gowa dapat menjadi generasi muda yang lebih peduli terhadap keselamatan, serta mampu menjadi role model yang baik bagi lingkungan sekitarnya dalam menerapkan budaya berkendara aman dengan semangat kampanye #Cari_Aman.
(gus)