PT Semen Tonasa Komitmen Tingkatkan Daya Saing UMKM dengan Standar K3
Tim SINDOmakassar
Minggu, 25 Januari 2026 - 18:29 WIB
PT Semen Tonasa menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Foto: Istimewa
PT Semen Tonasa menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatanSeminar Nasional K3bertajuk“Revitalisasi Peran UMKM melalui Penerapan Standar K3 dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Sulawesi Selatan” yang digelar pada Rabu, (21/01/2026) lalu, di Pinisi Ballroom Hotel Claro, Makassar.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, yang diwakili olehManager Plant OHS PT Semen Tonasa, Sjarifuddin Said, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi terkait komitmen perusahaan dalam pemberdayaan UMKM melalui penerapan K3 sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Dalam pemaparannya, Syarifuddin Said menegaskan bahwa penerapan K3 merupakan aspek penting yang tidak hanya berlaku bagi industri skala besar, namun juga menjadi fondasi utama bagi UMKM dalam meningkatkan produktivitas, kualitas usaha, serta keberlanjutan bisnis.
Melalui program TJSL, PT Semen Tonasa secara konsisten mendorong UMKM binaan agar memiliki pemahaman dan kesadaran terhadap pentingnya K3, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berdaya saing.
Seminar Nasional K3 ini juga dirangkaikan denganpengukuhan Pengurus Dewan K3 Provinsi Sulawesi Selatan, yang dilanjutkan denganpenandatanganan Berita Acara Pengukuhansebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan budaya K3 di Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman ini, turut menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai pemangku kepentingan, di antaranyaAshabul Kahfiselaku Anggota Komisi IX DPR RI,Jayadi Nasselaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, sertaYuli Adiratna, Direktur Bina Sistem Pengawasan K3 Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatanSeminar Nasional K3bertajuk“Revitalisasi Peran UMKM melalui Penerapan Standar K3 dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Sulawesi Selatan” yang digelar pada Rabu, (21/01/2026) lalu, di Pinisi Ballroom Hotel Claro, Makassar.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, yang diwakili olehManager Plant OHS PT Semen Tonasa, Sjarifuddin Said, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi terkait komitmen perusahaan dalam pemberdayaan UMKM melalui penerapan K3 sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Dalam pemaparannya, Syarifuddin Said menegaskan bahwa penerapan K3 merupakan aspek penting yang tidak hanya berlaku bagi industri skala besar, namun juga menjadi fondasi utama bagi UMKM dalam meningkatkan produktivitas, kualitas usaha, serta keberlanjutan bisnis.
Melalui program TJSL, PT Semen Tonasa secara konsisten mendorong UMKM binaan agar memiliki pemahaman dan kesadaran terhadap pentingnya K3, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berdaya saing.
Seminar Nasional K3 ini juga dirangkaikan denganpengukuhan Pengurus Dewan K3 Provinsi Sulawesi Selatan, yang dilanjutkan denganpenandatanganan Berita Acara Pengukuhansebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan budaya K3 di Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman ini, turut menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai pemangku kepentingan, di antaranyaAshabul Kahfiselaku Anggota Komisi IX DPR RI,Jayadi Nasselaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, sertaYuli Adiratna, Direktur Bina Sistem Pengawasan K3 Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.