home ekbis

Kinerja Operasional Pelindo Regional 4 Tumbuh Positif Sepanjang 2025, Arus Kapal Meningkat

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:13 WIB
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 berhasil mencatat kinerja operasional konsolidasi yang positif hingga Desember 2025, ditopang peningkatan aktivitas kapal, petikemas, serta optimalisasi
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 berhasil mencatat kinerja operasional konsolidasi yang positif hingga Desember 2025, ditopang oleh peningkatan aktivitas kapal, petikemas, serta optimalisasi layanan operasional di sejumlah pelabuhan utama di Kawasan Indonesia Timur (KTI).

Berdasarkan data konsolidasi Regional 4, arus kapal hingga Desember 2025 mencapai 112.534 unit atau tumbuh 21,84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh bertambahnya aktivitas kapal tongkang batubara di TUKS Cabang Balikpapan dan Samarinda, peningkatan kegiatan kapal Ro-Ro di Pelabuhan Makassar dan Pantoloan, serta meningkatnya kegiatan kapal curah cair BBM di TUKS Luwuk Tangkiang.

Sementara itu, arus petikemas tercatat mencapai 2.538.922 TEUs, tumbuh 1,23% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh peningkatan ekspor petikemas dari sejumlah pelanggan utama serta peningkatan throughput layanan terminal di beberapa pelabuhan strategis Regional 4.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil konsistensi transformasi operasional, peningkatan produktivitas layanan, serta kolaborasi seluruh cabang dalam menjaga standar pelayanan pelabuhan.

“Pertumbuhan kinerja operasional sepanjang 2025 menunjukkan bahwa upaya peningkatan efisiensi, digitalisasi layanan, dan penguatan koordinasi operasional di seluruh cabang Regional 4 berjalan efektif. Kami terus mendorong optimalisasi layanan agar mampu mendukung kelancaran arus logistik nasional khususnya di Kawasan Indonesia Timur,” ujar Abdul Azis.

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M Palesang, menambahkan bahwa peningkatan produktivitas operasional didorong oleh perbaikan proses bisnis, penguatan pengawasan operasi, serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas pelabuhan.

“Fokus kami tidak hanya pada peningkatan volume trafik, tetapi juga memastikan reliability layanan, efisiensi waktu sandar kapal, serta optimalisasi utilisasi fasilitas pelabuhan sehingga kinerja operasional cabang dapat meningkat secara berkelanjutan,” jelasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya