Dorong Penerapan Timbangan di Pelabuhan Garongkong, Pelindo Regional 4 Siap Berkolaborasi
Tim SINDOmakassar
Rabu, 25 Februari 2026 - 14:39 WIB
Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Barru melakukan kunjungan kerja ke PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 guna membahas rencana penerapan fasilitas timbangan di Pelabuhan Garongkong.
Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Barru melakukan kunjungan kerja ke PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 guna membahas rencana penerapan fasilitas timbangan di Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Rabu (25/2/2026), ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan layanan dan tata kelola operasional pelabuhan.
Kunjungan ini menyoroti pentingnya keberadaan timbangan sebagai bagian dari sistem operasional pelabuhan yang modern, transparan, dan efisien. Fasilitas tersebut dinilai mampu mendukung akurasi data muatan, memperlancar arus logistik, sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Garongkong.
Ketua DPRD Kabupaten Barru, Syamsuddin Muhiddin, menegaskan bahwa Pelabuhan Garongkong memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, penguatan infrastruktur pendukung seperti timbangan menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas logistik dapat berjalan lebih tertib dan terukur.
“Kami melihat Pelabuhan Garongkong memiliki potensi besar sebagai simpul distribusi logistik di wilayah Barru dan sekitarnya. Kehadiran fasilitas timbangan akan membantu memastikan aktivitas bongkar muat berjalan lebih akurat, tertib, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha,” ujar Syamsuddin.
Dia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan Pelindo perlu terus diperkuat agar pengembangan pelabuhan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat, termasuk membuka peluang investasi dan peningkatan aktivitas industri di kawasan sekitar pelabuhan.
Sementara itu, Division Head Komersial Pelindo Regional 4, Adi Novi Wahyudi menyampaikan bahwa Pelindo menyambut baik inisiatif DPRD Kabupaten Barru dalam mendorong peningkatan fasilitas pelabuhan. Menurutnya, keberadaan timbangan tidak hanya berdampak pada aspek operasional, tetapi juga mendukung efisiensi rantai pasok dan keselamatan kerja di area pelabuhan.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Rabu (25/2/2026), ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan layanan dan tata kelola operasional pelabuhan.
Kunjungan ini menyoroti pentingnya keberadaan timbangan sebagai bagian dari sistem operasional pelabuhan yang modern, transparan, dan efisien. Fasilitas tersebut dinilai mampu mendukung akurasi data muatan, memperlancar arus logistik, sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Garongkong.
Ketua DPRD Kabupaten Barru, Syamsuddin Muhiddin, menegaskan bahwa Pelabuhan Garongkong memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, penguatan infrastruktur pendukung seperti timbangan menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas logistik dapat berjalan lebih tertib dan terukur.
“Kami melihat Pelabuhan Garongkong memiliki potensi besar sebagai simpul distribusi logistik di wilayah Barru dan sekitarnya. Kehadiran fasilitas timbangan akan membantu memastikan aktivitas bongkar muat berjalan lebih akurat, tertib, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha,” ujar Syamsuddin.
Dia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan Pelindo perlu terus diperkuat agar pengembangan pelabuhan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat, termasuk membuka peluang investasi dan peningkatan aktivitas industri di kawasan sekitar pelabuhan.
Sementara itu, Division Head Komersial Pelindo Regional 4, Adi Novi Wahyudi menyampaikan bahwa Pelindo menyambut baik inisiatif DPRD Kabupaten Barru dalam mendorong peningkatan fasilitas pelabuhan. Menurutnya, keberadaan timbangan tidak hanya berdampak pada aspek operasional, tetapi juga mendukung efisiensi rantai pasok dan keselamatan kerja di area pelabuhan.