home ekbis

Anggaran Naik 2 Kali Lipat, Grab Hadirkan BHR dan Program Umrah untuk Mitra Pengemudi

Rabu, 04 Maret 2026 - 17:29 WIB
Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia dalam acara silaturahmi Ramadan. Bonus Hari Raya (BHR) tahun ini naik dua kali lipat dari sebelumnya. Foto: Istimewa
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Ketenagakerjaan hari ini mengumumkan program Bonus Hari Raya (BHR) 2026 bagi Mitra Pengemudi transportasi online di Indonesia. Grab menyambut baik langkah tersebut dan menegaskan komitmennya melalui peningkatan signifikan Program BHR 2026.

“Grab hadir untuk Indonesia, senantiasa mendukung program Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital yang adil, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan berusaha bagi masyarakat di berbagai daerah. Model kemitraan yang fleksibel mencerminkan semangat ekonomi kerakyatan dan gotong royong, memberi lebih banyak orang kesempatan untuk berusaha serta membantu banyak keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka,” jelas Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia.

Dirinya menjelaskan, BHR 2026 merupakan bentuk penghargaan tulus Grab kepada seluruh Mitra Pengemudi dengan produktivitas tinggi yang setiap hari melayani masyarakat Indonesia.

"Program ini lahir dari itikad baik dan disusun berdasarkan produktivitas para Mitra Pengemudi. Melalui BHR 2026, kami ingin memastikan dukungan yang berdampak langsung dan benar-benar dirasakan oleh para Mitra Pengemudi, khususnya di bulan yang penuh berkah ini,” imbuh Neneng.

Selaras dan Ditegaskan oleh Pemerintah

Dalam konferensi pers 3 Maret 2026, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan koordinasi lintas kementerian serta komunikasi intensif dengan seluruh perusahaan aplikator untuk memastikan BHR 2026 berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Ia menyampaikan bahwa secara nasional, program BHR tahun ini akan menjangkau sekitar 850.000 Mitra Pengemudi aktif dari seluruh aplikator.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 400.000 Mitra Pengemudi berasal dari ekosistem Grab, sejalan dengan skema berbasis produktivitas aktif di platform. Penegasan ini mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah dan pelaku industri untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan mitra, keberlanjutan usaha, serta stabilitas ekosistem ekonomi digital.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya