OJK Sulselbar Dorong Literasi Keuangan Syariah Santri Lewat Edukasi di Sekolah Putri Darul Istiqamah
Tim SINDOmakassar
Selasa, 10 Maret 2026 - 18:13 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda. Foto: Istimewa
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda melalui kegiatan Edukasi Keuangan Syariah yang dilaksanakan di Aula Sekolah Putri Darul Istiqamah, Kabupaten Maros pada Jumat, (6/03/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) sekaligus mendukung implementasi program Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS).
Kegiatan edukasi tersebut diikuti oleh 300 orang terdiri dari pengajar dan pelajar Sekolah Putri Darul Istiqamah yang antusias mengikuti berbagai materi mengenai prinsip keuangan syariah, pengelolaan keuangan yang bijak, serta pengenalan produk dan layanan perbankan syariah.
Kegiatan dibuka oleh Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, serta turut dihadiri oleh Dewan Pembina SPIDI Female Boarding School dan SADIQ, M Safwan, serta Regional CEO PT Bank Syariah Indonesia, Tbk Makassar (Bank BSI), Sukwa Dwie Priardi.
Dalam sambutannya, Muchlasin menekankan pentingnya nilai-nilai syariah dalam pengelolaan keuangan sejak usia muda.
“Keuangan syariah mengajarkan nilai kejujuran, keadilan, dan keberkahan. Dalam Islam, mengelola harta bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan kemanfaatan. Dengan memahami perbankan dan produk keuangan syariah, para santri diharapkan dapat menjadi generasi yang cerdas secara finansial sekaligus taat pada nilai-nilai syariah,” ujar Muchlasin.
Pada kesempatan yang sama, Regional CEO Bank BSI juga menyampaikan bahwa tingkat literasi masyarakat terhadap perbankan syariah masih perlu terus ditingkatkan agar pemanfaatan layanan keuangan syariah dapat berkembang lebih luas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) sekaligus mendukung implementasi program Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS).
Kegiatan edukasi tersebut diikuti oleh 300 orang terdiri dari pengajar dan pelajar Sekolah Putri Darul Istiqamah yang antusias mengikuti berbagai materi mengenai prinsip keuangan syariah, pengelolaan keuangan yang bijak, serta pengenalan produk dan layanan perbankan syariah.
Kegiatan dibuka oleh Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, serta turut dihadiri oleh Dewan Pembina SPIDI Female Boarding School dan SADIQ, M Safwan, serta Regional CEO PT Bank Syariah Indonesia, Tbk Makassar (Bank BSI), Sukwa Dwie Priardi.
Dalam sambutannya, Muchlasin menekankan pentingnya nilai-nilai syariah dalam pengelolaan keuangan sejak usia muda.
“Keuangan syariah mengajarkan nilai kejujuran, keadilan, dan keberkahan. Dalam Islam, mengelola harta bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan kemanfaatan. Dengan memahami perbankan dan produk keuangan syariah, para santri diharapkan dapat menjadi generasi yang cerdas secara finansial sekaligus taat pada nilai-nilai syariah,” ujar Muchlasin.
Pada kesempatan yang sama, Regional CEO Bank BSI juga menyampaikan bahwa tingkat literasi masyarakat terhadap perbankan syariah masih perlu terus ditingkatkan agar pemanfaatan layanan keuangan syariah dapat berkembang lebih luas.