BRI Makassar Siapkan Uang Tunai Rp779 Miliar untuk Periode Liburan Nyepi-Idul Fitri
Tim SINDOmakassar
Selasa, 17 Maret 2026 - 17:43 WIB
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 15 Makassar menyiapkan uang tunai sebesar Rp779 MilIar untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat. Foto: Istimewa
Mengahadapi libur panjang dalam rangka Hari Raya Nyepi dan dilanjutkan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026 ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 15 Makassar menyiapkan uang tunai sebesar Rp779 MilIar untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode tersebut. Alokasi tersebut disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan masyarakat dan peningkatan transaksi digital.
Regional CEO BRI Makassar D Argo Prabowo memaparkan bahwa penyediaan uang tunai tersebut diproyeksikan BRI Makassar untuk mengantisipasi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode libur 7 hari yakni pada 18-24 Maret 2026.
"BRI juga memastikan distribusi uang tunai dilakukan secara optimal dengan memperhatikan kebutuhan unit kerja serta wilayah yang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi selama periode libur panjang," kata Argo dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).
Dia menjelaskan bahwa kebutuhan uang tunai tahun ini dapat dihitung lebih efisien seiring meningkatnya preferensi masyarakat untuk bertransaksi secara digital.
"BRI memproyeksikan kebutuhan kas pada periode Ramadan dan Idul fitri 2026 sebesar Rp 779 Milyar, menyesuaikan dengan tren transaksi digital yang makin diminati oleh masyarakat dibanding transaksi tunai. Angka ini lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar 14%, sejalan dengan penurunan transaksi tarik tunai," tuturnya.
"Meski demikian, kami tetap memastikan ketersediaan kas yang memadai agar kebutuhan transaksi masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan dan Idul Fitri 2026," tambahnya.
Adapun serangkaian langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan BRI dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri 2026.
Regional CEO BRI Makassar D Argo Prabowo memaparkan bahwa penyediaan uang tunai tersebut diproyeksikan BRI Makassar untuk mengantisipasi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode libur 7 hari yakni pada 18-24 Maret 2026.
"BRI juga memastikan distribusi uang tunai dilakukan secara optimal dengan memperhatikan kebutuhan unit kerja serta wilayah yang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi selama periode libur panjang," kata Argo dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).
Dia menjelaskan bahwa kebutuhan uang tunai tahun ini dapat dihitung lebih efisien seiring meningkatnya preferensi masyarakat untuk bertransaksi secara digital.
"BRI memproyeksikan kebutuhan kas pada periode Ramadan dan Idul fitri 2026 sebesar Rp 779 Milyar, menyesuaikan dengan tren transaksi digital yang makin diminati oleh masyarakat dibanding transaksi tunai. Angka ini lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar 14%, sejalan dengan penurunan transaksi tarik tunai," tuturnya.
"Meski demikian, kami tetap memastikan ketersediaan kas yang memadai agar kebutuhan transaksi masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan dan Idul Fitri 2026," tambahnya.
Adapun serangkaian langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan BRI dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri 2026.