Pelindo dan Asosiasi Pelabuhan Perkuat Sinergi Layanan Logistik
Tim SINDOmakassar
Kamis, 09 April 2026 - 14:46 WIB
Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Farid Padang, melakukan konsolidasi bersama asosiasi pelabuhan yaitu DPW ALFI/ILFA Sulawesi Selatan dan Barat. Foto: Isi
Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Farid Padang, melakukan konsolidasi bersama asosiasi pelabuhan yaitu DPW ALFI/ILFA Sulawesi Selatan dan Barat, DPC INSA Makassar, Organda Sulawesi Selatan, Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulawesi Selatan, dan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Sulawesi Selatan dan Barat yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Makassar New Port (MNP), Rabu (8/4/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri para ketua dan pengurus asosiasi, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim, Arief Prabowo, Terminal Head TPK New Makassar atau yang juga dikenal dengan MNP, Teguh Firdaus, General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, serta jajaran manajemen Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar.
Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, mengatakan bahwa konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara Pelindo dan pelaku usaha logistik guna meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, khususnya di Makassar New Port sebagai salah satu simpul utama logistik di Kawasan Timur Indonesia.
“Konsolidasi ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, menyerap masukan dari para pelaku usaha logistik, serta memastikan layanan kepelabuhanan terus berjalan optimal dan adaptif terhadap kebutuhan pelanggan,” ujar Farid.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua GPEI Sulawesi Selatan, Arief R. Pabettingi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pelindo dalam membuka ruang dialog bersama asosiasi logistik. Menurutnya, sinergi yang terjalin akan mendukung kelancaran arus barang dan meningkatkan efisiensi logistik di wilayah Sulselbar.
“Kami menyambut baik forum konsolidasi ini karena menjadi sarana penting untuk menyampaikan aspirasi pelaku usaha logistik sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung kelancaran operasional di pelabuhan,” kata Arief.
Hal senada juga disampaikan Ketua DPC INSA Makassar, Capt. Zulkifli Zahril. Dia menilai bahwa komunikasi yang intensif antara Pelindo dan asosiasi logistik menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas layanan dan mendukung pertumbuhan sektor logistik di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat.
Pertemuan tersebut dihadiri para ketua dan pengurus asosiasi, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim, Arief Prabowo, Terminal Head TPK New Makassar atau yang juga dikenal dengan MNP, Teguh Firdaus, General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, serta jajaran manajemen Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar.
Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, mengatakan bahwa konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara Pelindo dan pelaku usaha logistik guna meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, khususnya di Makassar New Port sebagai salah satu simpul utama logistik di Kawasan Timur Indonesia.
“Konsolidasi ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, menyerap masukan dari para pelaku usaha logistik, serta memastikan layanan kepelabuhanan terus berjalan optimal dan adaptif terhadap kebutuhan pelanggan,” ujar Farid.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua GPEI Sulawesi Selatan, Arief R. Pabettingi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pelindo dalam membuka ruang dialog bersama asosiasi logistik. Menurutnya, sinergi yang terjalin akan mendukung kelancaran arus barang dan meningkatkan efisiensi logistik di wilayah Sulselbar.
“Kami menyambut baik forum konsolidasi ini karena menjadi sarana penting untuk menyampaikan aspirasi pelaku usaha logistik sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung kelancaran operasional di pelabuhan,” kata Arief.
Hal senada juga disampaikan Ketua DPC INSA Makassar, Capt. Zulkifli Zahril. Dia menilai bahwa komunikasi yang intensif antara Pelindo dan asosiasi logistik menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas layanan dan mendukung pertumbuhan sektor logistik di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat.