home ekbis

Bank Mandiri Kunjungi Makassar New Port, Perkuat Sinergi Infrastruktur Pelabuhan

Senin, 20 April 2026 - 12:41 WIB
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menerima kunjungan jajaran PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam rangka memperkuat sinergi strategis dan pengembangan infrastruktur pelabuhan.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menerima kunjungan jajaran PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam rangka memperkuat sinergi strategis dan pengembangan infrastruktur pelabuhan di wilayah Indonesia Timur.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh SEVP Corporate Banking 2 PT Bank Mandiri Tbk, Budi Purwanto, bersama SVP Corporate Banking 7 PT Bank Mandiri Tbk Glasnosta Ramadhan, dan RCEO Region 10 PT Bank Mandiri Tbk Nunung Andreas Wisnu P yang melakukan courtesy visit ke sejumlah fasilitas strategis Pelindo di Makassar, Senin (20/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Bank Mandiri didampingi oleh Direktur Keuangan Pelindo Bachtiar Soeria Atmadja, bersama Executive Director Pelindo Regional 4 Abdul Azis dan jajaran Manajemen Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar.

SEVP Corporate Banking 2 PT Bank Mandiri Tbk Budi Purwanto menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai potensi pengembangan pelabuhan serta peluang kolaborasi yang dapat dilakukan bersama Pelindo.

"Kami melihat Makassar New Port sebagai salah satu infrastruktur strategis yang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung sektor logistik dan kepelabuhanan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas nasional," kata Budi.

Direktur Keuangan Pelindo Bachtiar Soeria Atmadja mengatakan bahwa kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi Pelindo dengan sektor perbankan, khususnya Bank Mandiri, guna mendukung pengembangan infrastruktur pelabuhan yang modern, efisien, dan berdaya saing baik dari pelayanan maupun operasional.

"Keberadaan fasilitas modern seperti Makassar New Port menjadi salah satu prioritas dalam mendukung peningkatan konektivitas logistik nasional serta efisiensi distribusi barang di Kawasan Indonesia Timur," ujar Bachtiar.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya