PINTAR Reksa Dana Resmi Meluncur, Dorong Inklusi dan Literasi Investasi
Tim SINDOmakassar
Senin, 27 April 2026 - 20:16 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR Reksa Dana). Foto/Istimewa
Upaya memperluas partisipasi masyarakat di pasar modal terus diperkuat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR Reksa Dana), sebuah inisiatif yang ditujukan untuk mendorong pendalaman pasar sekaligus meningkatkan inklusi keuangan.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan semakin mudah mengakses instrumen investasi, khususnya reksa dana, sehingga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan.
Peluncuran program tersebut dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Wisyasari Dewi bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Senin.
Friderica menjelaskan bahwa PINTAR Reksa Dana merupakan bagian dari delapan rencana aksi reformasi integritas pasar modal Indonesia. Ia menekankan bahwa integritas pasar tidak hanya ditentukan oleh kualitas tata kelola, tetapi juga oleh luasnya partisipasi investor domestik.
“Program ini juga menjadi bagian dari reformasi sistemik untuk memperkuat peran pasar modal sebagai pilar pembiayaan jangka panjang bagi perekonomian nasional,” kata Friderica.
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menilai kondisi pasar modal Indonesia kini semakin kondusif bagi investor. Ia menyebutkan bahwa perbaikan pengawasan telah meningkatkan rasa aman bagi pelaku investasi.
“Sekarang pengawasan di pasar modal sudah diperbaiki. Investasi Anda di pasar modal dijamin keamanannya. Pasar modal kita sudah memperbaiki integritasnya dengan baik, ke depan ini adalah tempat yang aman untuk berinvestasi,” kata Purbaya.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan semakin mudah mengakses instrumen investasi, khususnya reksa dana, sehingga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan.
Peluncuran program tersebut dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Wisyasari Dewi bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Senin.
Friderica menjelaskan bahwa PINTAR Reksa Dana merupakan bagian dari delapan rencana aksi reformasi integritas pasar modal Indonesia. Ia menekankan bahwa integritas pasar tidak hanya ditentukan oleh kualitas tata kelola, tetapi juga oleh luasnya partisipasi investor domestik.
“Program ini juga menjadi bagian dari reformasi sistemik untuk memperkuat peran pasar modal sebagai pilar pembiayaan jangka panjang bagi perekonomian nasional,” kata Friderica.
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menilai kondisi pasar modal Indonesia kini semakin kondusif bagi investor. Ia menyebutkan bahwa perbaikan pengawasan telah meningkatkan rasa aman bagi pelaku investasi.
“Sekarang pengawasan di pasar modal sudah diperbaiki. Investasi Anda di pasar modal dijamin keamanannya. Pasar modal kita sudah memperbaiki integritasnya dengan baik, ke depan ini adalah tempat yang aman untuk berinvestasi,” kata Purbaya.