home ekbis

Groundbreaking Pengembangan MaRI Resmi Dimulai, Ditarget Rampung 2028

Selasa, 28 April 2026 - 12:33 WIB
Pengembangan area mixed-use MaRI ditandai dengan seremoni ground breaking yang digelar pada Selasa (28/4) di lokasi proyek eks Hotel Sahid Makassar. Foto/Istimewa
Transformasi kawasan Mal Ratu Indah (MaRI) resmi memasuki fase baru. Pengembangan area mixed-use ditandai dengan seremoni ground breaking yang digelar pada Selasa (28/4) di lokasi proyek eks Hotel Sahid, menandai dimulainya Tahap 1 pembangunan kawasan terintegrasi di pusat Kota Makassar.

Seremoni ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah provinsi dan kota, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, hingga perwakilan sektor perbankan dan mitra strategis lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan kuat terhadap pengembangan kawasan MaRI sebagai salah satu ikon urban di Indonesia Timur.

Acara diawali dengan sambutan Chief Executive Officer KALLA, Solihin Jusuf Kalla, yang menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat portofolio propertinya.

“Pengembangan ini merupakan langkah yang luar biasa bagi kami, sekaligus menjadi kelanjutan dari Mal Ratu Indah yang kini telah beranjak sangat dewasa. Kami ingin memastikan MaRI terus tumbuh, beradaptasi, dan tetap relevan sebagai destinasi utama masyarakat,” ujarnya.

Sambutan kemudian disampaikan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menyatakan dukungannya terhadap proyek tersebut, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pembangunan ini tentu akan memberikan dampak positif, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja. Kami berharap dapat melihat peningkatan jumlah angkatan kerja yang terserap dari hadirnya pengembangan Mal Ratu Indah ini. Saat ini Makassar menjadi kota yang semakin dinamis dengan banyaknya pekerja yang datang dari luar daerah, dan kami berharap perluasan MaRI dapat turut memenuhi kebutuhan gaya hidup dan belanja masyarakat,” ujarnya.

Prosesi ground breaking kemudian dilakukan secara simbolis oleh jajaran Board of Director Kalla bersama Wali Kota Makassar sebagai penanda dimulainya pembangunan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya