home ekbis

PT Vale Catat Lonjakan Laba Signifikan di Triwulan I 2026

Kamis, 30 April 2026 - 16:02 WIB
Di tengah penurunan volume produksi dan penjualan nikel matte, PT Vale Indonesia Tbk tetap mencatatkan peningkatan kinerja keuangan pada triwulan pertama 2026. Foto/Istimewa
Di tengah penurunan volume produksi dan penjualan nikel matte, PT Vale Indonesia Tbk tetap mencatatkan peningkatan kinerja keuangan pada triwulan pertama 2026.

Laba bersih perusahaan tercatat sebesar US$43,6 juta, meningkat signifikan 85 persen dibandingkan capaian triwulan IV 2025 yang sebesar US$23,6 juta. Pertumbuhan juga terlihat pada EBITDA yang naik 29 persen menjadi US$80,1 juta dari sebelumnya US$61,9 juta. Sementara itu, pendapatan perusahaan mencapai US$252,7 juta.

Dari sisi produksi, volume nikel matte yang dihasilkan selama triwulan pertama 2026 mencapai 13.620 metrik ton. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan triwulan IV 2025 yang mencapai 17.052 ton maupun periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 17.027 ton. Penjualan nikel matte pun mengalami penurunan menjadi 13.727 ton dari sebelumnya 18.418 ton.

Perusahaan menjelaskan bahwa turunnya produksi merupakan bagian dari rencana operasional, termasuk kegiatan pemeliharaan terjadwal serta proyek pembangunan kembali Furnace 3 yang ditargetkan selesai pada semester I 2026. Selain itu, proses persetujuan RKAB 2026 turut memberi dampak terhadap kinerja produksi.

Walau demikian, PT Vale menegaskan tetap berada dalam jalur pencapaian target produksi tahunan sebesar 67.645 ton.

Tahun 2026 juga menandai fase penting dengan mulai dioperasikannya tiga blok tambang secara simultan, yakni Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa.

Kontribusi dari Blok Bahodopi terlihat melalui penjualan bijih nikel saprolit sebesar 886.094 wet metric ton (wmt). Sementara dari Blok Pomalaa, penjualan bijih nikel limonit mencapai 88.983 wmt. Penjualan perdana limonit dari Pomalaa pada awal tahun ini menjadi langkah strategis dalam memperluas sumber pendapatan perusahaan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya