Bank Mandiri Taspen Gandeng BPR Dana Raya Perkuat Ekosistem Keuangan
Tim SINDOmakassar
Senin, 11 Mei 2026 - 21:16 WIB
Direktur Bisnis Bank Mantap, Mahrauza Purnaditya, Kadiv Consumer Loan Bank Mantap, Erlinda Rusda, Dirut BPR Dana Raya, Hanny Mamoto, Dirops PT Taspen Tribuna Phitera, Komut BPR Mario Glenn. Foto: Ist
PT Bank Mandiri Taspen resmi menjalin kerja sama dengan PT BPR Dana Raya dalam upaya memperkuat ekosistem layanan keuangan yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
Direktur Bisnis Bank Mandiri Taspen, Mahrauza Purnaditya mengatakan kerja sama tersebut bukan sekadar penandatanganan perjanjian, melainkan langkah strategis untuk membangun kolaborasi jangka panjang antar lembaga keuangan.
“Kerja sama ini mungkin terlihat sederhana, namun sebenarnya memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat ekosistem layanan keuangan kita,” ujar Purna dalam sambutannya pada acara penandatanganan kerja sama, Jumat (8/5/2026).
Menurut Purna, kolaborasi tersebut mencakup pengelolaan pemotongan angsuran kredit yang terintegrasi dengan pembayaran manfaat pensiun, serta pengelolaan data debitur yang akan memasuki masa pensiun melalui sistem yang terhubung dengan Taspen dan Asabri.
Ia menjelaskan, integrasi sistem tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kelancaran pembayaran kewajiban debitur sekaligus memberikan kepastian bagi nasabah. Selain itu, kerja sama ini juga dinilai dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data dan mitigasi risiko bagi kedua institusi.
“Yang paling penting dari seluruh inisiatif ini adalah bagaimana kita bisa memberikan kemudahan dan kepastian bagi nasabah,” katanya.
Purna menambahkan, melalui skema kerja sama tersebut, kualitas layanan kepada nasabah diharapkan meningkat secara signifikan, baik dari sisi kemudahan layanan maupun pengelolaan risiko yang lebih terukur.
Direktur Bisnis Bank Mandiri Taspen, Mahrauza Purnaditya mengatakan kerja sama tersebut bukan sekadar penandatanganan perjanjian, melainkan langkah strategis untuk membangun kolaborasi jangka panjang antar lembaga keuangan.
“Kerja sama ini mungkin terlihat sederhana, namun sebenarnya memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat ekosistem layanan keuangan kita,” ujar Purna dalam sambutannya pada acara penandatanganan kerja sama, Jumat (8/5/2026).
Menurut Purna, kolaborasi tersebut mencakup pengelolaan pemotongan angsuran kredit yang terintegrasi dengan pembayaran manfaat pensiun, serta pengelolaan data debitur yang akan memasuki masa pensiun melalui sistem yang terhubung dengan Taspen dan Asabri.
Ia menjelaskan, integrasi sistem tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kelancaran pembayaran kewajiban debitur sekaligus memberikan kepastian bagi nasabah. Selain itu, kerja sama ini juga dinilai dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data dan mitigasi risiko bagi kedua institusi.
“Yang paling penting dari seluruh inisiatif ini adalah bagaimana kita bisa memberikan kemudahan dan kepastian bagi nasabah,” katanya.
Purna menambahkan, melalui skema kerja sama tersebut, kualitas layanan kepada nasabah diharapkan meningkat secara signifikan, baik dari sisi kemudahan layanan maupun pengelolaan risiko yang lebih terukur.