home ekbis

Digitalisasi dan Layanan 24/7, SPMT Persingkat Bongkar Muat di Pelabuhan Makassar

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:51 WIB
Aktivitas proses bongkar muat pupuk di Pelabuhan Makassar, beberapa waktu lalu. SPMT berhasil mempersingkat waktu bongkar muat lewat digitalisasi dan layanan operasional 24/7. Foto/Maman Sukirman.
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) terus memperkuat perannya sebagai operator terminal non-peti kemas dengan meningkatkan kecepatan layanan bongkar muat di Pelabuhan Makassar. Melalui layanan operasional pelabuhan selama 24 jam dan 7 hari (24/7) dalam sepekan, serta didukung sistem digital terintegrasi, waktu bongkar muat menjadi lebih singkat.

VP Komunikasi Korporasi SPMT, Farid Chairmawan, menyampaikan berdasarkan laporan operasional di Pelabuhan Makassar, jika dulunya waktunya bongkar muat untuk satu kapal memakan waktu 12-14 hari, kini mampu dipangkas menjadi 6-7 hari.

VP Komunikasi Korporasi SPMT, Farid Chairmawan, mengatakan peningkatan layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional, khususnya untuk terminal non-peti kemas.

Ia menekankan SPMT sebagai operator terminal ataupun pelabuhan memiliki fokus utama pada peningkatan kualitas layanan bongkar muat untuk berbagai komoditas, tanpa terlibat dalam aktivitas perdagangan. “Sebagai operator terminal, kami melayani bongkar muat dan tentunya siap melayani apapun jenis komoditasnya,” ujar Farid.

SPMT sendiri melayani berbagai komoditas non-peti kemas di Pelabuhan Makassar, mulai dari pupuk, pakan ternak, gandum, hingga kerja sama dengan Bulog untuk penanganan beras impor. Menurut Farid, potensi munculnya komoditas baru juga harus dikaitkan dengan program hilirisasi yang saat ini terus didorong pemerintah.

“Kami melihat peluang hilirisasi sangat besar. Ketika komoditas tidak lagi diekspor dalam bentuk mentah, tetapi diolah di dalam negeri, tentu akan memberikan nilai tambah bagi daerah dan pelaku usaha lokal. Pelindo sebagai operator terminal siap mendukung kebutuhan logistiknya,” katanya.

Untuk mendukung percepatan layanan, SPMT mengoptimalkan sistem digital melalui PTOS-M atau Pelindo Terminal Operation System – Multipurpose. Sistem tersebut memungkinkan seluruh aktivitas terminal dipantau secara real-time melalui Planning and Control Room (PnC) di Makassar New Port alias MNP, termasuk pengawasan timbangan di area gate yang langsung terhubung ke pusat monitoring.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya