Transformasi Digital Dorong Bisnis Emas BSI, Kelolaan Regional Makassar Capai 163 Kg
Tri Yari Kurniawan
Senin, 25 Mei 2026 - 20:40 WIB
Regional CEO BSI Region X Makassar, Sukma Dwie Priardi, dalam kegiatan Silaturahmi BSI Region X Makassar bersama media di UMKM Center BSI, belum lama ini. Foto/IST
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI mencatat pertumbuhan signifikan pada bisnis emas sejak layanan bullion bank diluncurkan pada 26 Februari 2025. Hingga Mei 2026, total emas kelolaan perseroan telah mencapai 22,5 ton, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan bank emas di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Regional CEO BSI Region X Makassar, Sukma Dwie Priardi, dalam kegiatan Silaturahmi BSI Region X Makassar bersama media di UMKM Center BSI, Jumat (22/5/2026).
Sukma mengatakan, pertumbuhan bisnis emas BSI didorong meningkatnya literasi masyarakat terhadap investasi emas syariah serta kemudahan akses layanan digital melalui superapps BYOND by BSI. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat membeli emas mulai dari Rp50 ribuan secara aman dan realtime, termasuk melakukan transfer gramasi emas.
“Animo masyarakat terhadap emas logam mulia terus meningkat seiring edukasi mengenai bullion bank dan kemudahan layanan digital yang kami hadirkan,” ujar Sukma.
Ia menjelaskan, layanan bullion bank merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memperkuat tata kelola emas nasional. Program tersebut diresmikan Presiden Prabowo Subianto setelah BSI memperoleh izin usaha bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Khusus di wilayah BSI Region X Makassar yang meliputi Sulawesi, Maluku, dan Papua, total emas kelolaan kini mencapai 163 kilogram. Sementara di wilayah Makassar sendiri tercatat sebesar 48 kilogram dan didominasi nasabah dari kalangan anak muda serta generasi milenial.
Menurut Sukma, tren tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap investasi emas yang aman dan sesuai prinsip syariah.
Hal tersebut disampaikan Regional CEO BSI Region X Makassar, Sukma Dwie Priardi, dalam kegiatan Silaturahmi BSI Region X Makassar bersama media di UMKM Center BSI, Jumat (22/5/2026).
Sukma mengatakan, pertumbuhan bisnis emas BSI didorong meningkatnya literasi masyarakat terhadap investasi emas syariah serta kemudahan akses layanan digital melalui superapps BYOND by BSI. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat membeli emas mulai dari Rp50 ribuan secara aman dan realtime, termasuk melakukan transfer gramasi emas.
“Animo masyarakat terhadap emas logam mulia terus meningkat seiring edukasi mengenai bullion bank dan kemudahan layanan digital yang kami hadirkan,” ujar Sukma.
Ia menjelaskan, layanan bullion bank merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memperkuat tata kelola emas nasional. Program tersebut diresmikan Presiden Prabowo Subianto setelah BSI memperoleh izin usaha bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Khusus di wilayah BSI Region X Makassar yang meliputi Sulawesi, Maluku, dan Papua, total emas kelolaan kini mencapai 163 kilogram. Sementara di wilayah Makassar sendiri tercatat sebesar 48 kilogram dan didominasi nasabah dari kalangan anak muda serta generasi milenial.
Menurut Sukma, tren tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap investasi emas yang aman dan sesuai prinsip syariah.