Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Berubah, Dex Series Turun per 1 Juni 2026
Tri Yari Kurniawan
Selasa, 02 Juni 2026 - 13:55 WIB
Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis diesel, yakni Dexlite dan Pertamina Dex. Foto/Istimewa
Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis diesel, yakni Dexlite dan Pertamina Dex, serta melakukan penyesuaian harga Pertamax Turbo yang berlaku efektif mulai 1 Juni 2026.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global dan formula penetapan harga yang berlaku sesuai ketentuan pemerintah.
“Penurunan harga Pertamina Dex, Dexlite, serta penyesuaian harga Pertamax Turbo dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global serta parameter yang ditetapkan pemerintah melalui formula harga yang berlaku,” ujar Roberth.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga untuk menyediakan energi berkualitas dengan harga yang kompetitif bagi masyarakat.
Roberth menambahkan, penyesuaian harga juga mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, daya beli, serta keberlangsungan penyediaan BBM nonsubsidi di pasar.
“Untuk sektor diesel, dengan harga yang lebih kompetitif, kami berharap dapat memberikan manfaat yang lebih luas terhadap stabilitas ekonomi nasional,” katanya.
Pertamina Patra Niaga, lanjut Roberth, akan terus memantau perkembangan pasar energi global dan berkoordinasi dengan pemerintah guna memastikan layanan energi yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global dan formula penetapan harga yang berlaku sesuai ketentuan pemerintah.
“Penurunan harga Pertamina Dex, Dexlite, serta penyesuaian harga Pertamax Turbo dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global serta parameter yang ditetapkan pemerintah melalui formula harga yang berlaku,” ujar Roberth.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga untuk menyediakan energi berkualitas dengan harga yang kompetitif bagi masyarakat.
Roberth menambahkan, penyesuaian harga juga mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, daya beli, serta keberlangsungan penyediaan BBM nonsubsidi di pasar.
“Untuk sektor diesel, dengan harga yang lebih kompetitif, kami berharap dapat memberikan manfaat yang lebih luas terhadap stabilitas ekonomi nasional,” katanya.
Pertamina Patra Niaga, lanjut Roberth, akan terus memantau perkembangan pasar energi global dan berkoordinasi dengan pemerintah guna memastikan layanan energi yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan.