Komitmen Sosial Berbuah Prestasi, Huabao Sabet Top CSR Awards 2026
Tri Yari Kurniawan
Senin, 08 Juni 2026 - 17:21 WIB
Indonesia Huabao Industrial Park (Huabao) atau PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) sukses meraih penghargaan Top CSR Awards 2026 Bintang Tiga. dalam ajang Top CSR Awards. Foto/IST
Indonesia Huabao Industrial Park (Huabao) atau PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) meraih penghargaan Top CSR Awards 2026 Bintang Tiga dalam ajang Top CSR Awards yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, pada 25 Mei 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi Huabao dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kategori Bintang Tiga diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki program CSR unggulan, tata kelola yang baik, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Perwakilan Departemen External Huabao Indonesia, Zheng Yong, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat di sekitar kawasan industri.
“CSR bagi kami bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan perusahaan. Fokus kami adalah ketahanan pangan, pendidikan, dan penguatan ekonomi masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program yang kami jalankan,” ujarnya.
Sepanjang tahun 2026, Huabao menjalankan berbagai program yang menjadi salah satu faktor penilaian dewan juri. Program tersebut mencakup enam pilar CSR, yaitu pendidikan, infrastruktur, sosial kemasyarakatan, keagamaan, lingkungan, dan kesehatan.
Pada Mei 2026, bertepatan dengan momentum Hari Raya Iduladha, Huabao menyalurkan 21 ekor sapi kurban kepada 12 desa di sekitar kawasan industri. Program tersebut bertujuan mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Penyaluran dilakukan secara transparan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh agama setempat.
Di bidang pendidikan, Huabao bekerja sama dengan Aliansi Pewarta Labua (APL) Morowali menggelar pelatihan jurnalistik bagi 50 pelajar SMA. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 22–23 Mei 2026, di Gedung Serba Guna Desa Tondo itu membekali peserta dengan keterampilan menulis berita, etika media, literasi digital, serta praktik peliputan lapangan.
Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi Huabao dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kategori Bintang Tiga diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki program CSR unggulan, tata kelola yang baik, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Perwakilan Departemen External Huabao Indonesia, Zheng Yong, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat di sekitar kawasan industri.
“CSR bagi kami bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan perusahaan. Fokus kami adalah ketahanan pangan, pendidikan, dan penguatan ekonomi masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program yang kami jalankan,” ujarnya.
Sepanjang tahun 2026, Huabao menjalankan berbagai program yang menjadi salah satu faktor penilaian dewan juri. Program tersebut mencakup enam pilar CSR, yaitu pendidikan, infrastruktur, sosial kemasyarakatan, keagamaan, lingkungan, dan kesehatan.
Pada Mei 2026, bertepatan dengan momentum Hari Raya Iduladha, Huabao menyalurkan 21 ekor sapi kurban kepada 12 desa di sekitar kawasan industri. Program tersebut bertujuan mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Penyaluran dilakukan secara transparan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh agama setempat.
Di bidang pendidikan, Huabao bekerja sama dengan Aliansi Pewarta Labua (APL) Morowali menggelar pelatihan jurnalistik bagi 50 pelajar SMA. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 22–23 Mei 2026, di Gedung Serba Guna Desa Tondo itu membekali peserta dengan keterampilan menulis berita, etika media, literasi digital, serta praktik peliputan lapangan.