BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
Tri Yari Kurniawan
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:28 WIB
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Training of Trainers (ToT) Konten Ekonomi dan Keuangan Syariah Sulawesi Selatan 2026. Foto/Tri Yari Kurniawan
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Training of Trainers (ToT) Konten Ekonomi dan Keuangan Syariah Sulawesi Selatan 2026 di Baruga Pinisi Kantor Perwakilan BI Sulsel, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia tersebut diikuti para kreator konten, influencer, dan insan media sebagai mitra strategis dalam memperluas literasi ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat.
Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Sulsel, Aswin Gantina, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan mendukung upaya Bank Indonesia dalam meningkatkan literasi serta inklusi ekonomi dan keuangan syariah.
"Kami meyakini rekan-rekan memiliki perhatian dan sinergi yang kuat bersama Bank Indonesia dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah di tengah masyarakat," kata Aswin.
Bank Indonesia, ia menyebut terus mendukung terwujudnya Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia melalui penguatan peran ekonomi syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas literasi dan inklusi ekonomi syariah di berbagai lapisan masyarakat.
Aswin menjelaskan, perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi. Jika sebelumnya masyarakat mengandalkan surat kabar dan televisi, kini media digital dan media sosial menjadi sumber informasi utama.
"Kondisi ini menuntut penyampaian informasi ekonomi dan keuangan syariah dilakukan dengan pendekatan yang lebih kreatif, relevan, dan mudah dipahami masyarakat," ujarnya.
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia tersebut diikuti para kreator konten, influencer, dan insan media sebagai mitra strategis dalam memperluas literasi ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat.
Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Sulsel, Aswin Gantina, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan mendukung upaya Bank Indonesia dalam meningkatkan literasi serta inklusi ekonomi dan keuangan syariah.
"Kami meyakini rekan-rekan memiliki perhatian dan sinergi yang kuat bersama Bank Indonesia dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah di tengah masyarakat," kata Aswin.
Bank Indonesia, ia menyebut terus mendukung terwujudnya Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia melalui penguatan peran ekonomi syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas literasi dan inklusi ekonomi syariah di berbagai lapisan masyarakat.
Aswin menjelaskan, perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi. Jika sebelumnya masyarakat mengandalkan surat kabar dan televisi, kini media digital dan media sosial menjadi sumber informasi utama.
"Kondisi ini menuntut penyampaian informasi ekonomi dan keuangan syariah dilakukan dengan pendekatan yang lebih kreatif, relevan, dan mudah dipahami masyarakat," ujarnya.