Kolaborasi LPS - Unhas Cetak Generasi Muda Melek Finansial di Era Digital
Tri Yari Kurniawan
Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:02 WIB
Pimpinan LPS dan Unhas bersama mahasiswa berfoto bersama seusai kuliah umum dan Penandatanganan PKS di Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar. Foto/Istimewa
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkuat kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mencakup pengembangan kompetensi, penelitian, serta sosialisasi terkait fungsi, tugas, dan kewenangan LPS.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, di Arsjad Rasjid Lecture Theatre Unhas, Makassar, Jumat (12/6/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mempererat sinergi antara dunia akademik dan sektor jasa keuangan. Melalui kolaborasi tersebut, kedua institusi berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat riset, serta mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Farid mengatakan, kemitraan LPS dan Unhas diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor keuangan dan perekonomian, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
“Kolaborasi ini menjadi upaya bersama untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong lahirnya riset dan inovasi yang mendukung penguatan stabilitas sistem keuangan nasional. Kami berharap kerja sama ini dapat membangun ekosistem pengetahuan yang bermanfaat bagi sivitas akademika sekaligus mendukung perkembangan sektor keuangan dan ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Ruslin menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi dengan LPS akan membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan kompetensi serta kapasitas penelitian.
Ia menegaskan, kerja sama ini sejalan dengan komitmen Unhas dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami perkembangan ekonomi dan kebutuhan dunia kerja.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, di Arsjad Rasjid Lecture Theatre Unhas, Makassar, Jumat (12/6/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mempererat sinergi antara dunia akademik dan sektor jasa keuangan. Melalui kolaborasi tersebut, kedua institusi berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat riset, serta mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Farid mengatakan, kemitraan LPS dan Unhas diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor keuangan dan perekonomian, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
“Kolaborasi ini menjadi upaya bersama untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong lahirnya riset dan inovasi yang mendukung penguatan stabilitas sistem keuangan nasional. Kami berharap kerja sama ini dapat membangun ekosistem pengetahuan yang bermanfaat bagi sivitas akademika sekaligus mendukung perkembangan sektor keuangan dan ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Ruslin menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi dengan LPS akan membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan kompetensi serta kapasitas penelitian.
Ia menegaskan, kerja sama ini sejalan dengan komitmen Unhas dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami perkembangan ekonomi dan kebutuhan dunia kerja.