home ekbis

Reformasi Pasar Modal Indonesia Bertahan di Kategori Emerging Market

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:36 WIB
MSCI masih menempatkan Indonesia dalam kategori emerging market. Foto/Ilustrasi/Shutterstock
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang kembali mempertahankan Indonesia dalam kelompok Emerging Markets berdasarkan MSCI 2026 Market Classification Review yang diumumkan pada 24 Juni 2026.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan keputusan tersebut mencerminkan kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi Indonesia, stabilitas sektor jasa keuangan, serta berbagai reformasi yang terus dilakukan untuk meningkatkan transparansi, integritas, dan daya saing pasar modal nasional.

“Kami juga mencatat pengakuan MSCI atas berbagai langkah reformasi integritas pasar modal yang telah dilakukan. Adapun sejumlah area yang masih menjadi perhatian merupakan bagian dari proses evaluasi yang konstruktif dan akan terus kami tindak lanjuti bersama seluruh pemangku kepentingan,” kata Friderica di Jakarta.

Sebelumnya, pada 19 Juni 2026, MSCI merilis Global Market Accessibility Review 2026 yang menempatkan tingkat aksesibilitas pasar Indonesia sebagai salah satu yang terbaik di antara negara-negara Emerging Markets di kawasan Asia-Pasifik.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menilai hasil tersebut menjadi bukti pengakuan dunia internasional terhadap agenda reformasi pasar modal yang dijalankan OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) dan seluruh pemangku kepentingan sejak awal 2026.

“MSCI tidak hanya mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Markets, tetapi juga mengakui bahwa berbagai reformasi yang telah dan sedang dijalankan berada di jalur yang tepat. Hal itu tercermin dari terjaganya penilaian market accessibility Indonesia,” ujar Hasan.

Ia menambahkan, apresiasi terhadap reformasi tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat pertumbuhan pasar modal domestik dengan fondasi tata kelola, transparansi, dan integritas yang semakin baik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya