Pertamina Sulawesi Bekali UMKM Perkuat Literasi Keuangan & Akses Permodalan
Tri Yari Kurniawan
Selasa, 30 Juni 2026 - 21:35 WIB
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah. Foto/Istimewa
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan dan Sosialisasi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) bagi 15 mitra binaan di Gorontalo yang digelar di Integrated Terminal Gorontalo.
Kegiatan yang diinisiasi fungsi SMEPP PT Pertamina (Persero) bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan sekaligus memperluas pemahaman pelaku UMKM terhadap akses permodalan dan strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan keuangan usaha, penguatan arus kas, pemanfaatan Program PUMK sebagai akses pendanaan, hingga strategi menghadapi tantangan bisnis yang terus berkembang. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pengelolaan usaha yang lebih efektif, termasuk pentingnya penggunaan energi yang aman dan efisien dalam mendukung operasional usaha.
Materi disampaikan oleh Officer I SMEPP PT Pertamina (Persero), Dian Kuswardani, bersama Fasilitator Rumah BUMN Pertamina Bone Bolango, Faisal Hidayat Ali, yang berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam mengembangkan UMKM agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Supervisor HSSE Integrated Terminal Gorontalo, Nico Ferizano, yang mewakili manajemen Integrated Terminal Gorontalo, mengatakan penguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam menciptakan usaha yang mandiri dan berdaya saing.
"Pertamina tidak hanya menghadirkan dukungan melalui akses pendanaan, tetapi juga membekali mitra binaan dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam menjalankan usahanya. Harapannya, para pelaku UMKM mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, dan memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitarnya," ujar Nico.
Pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan konsultasi yang membahas berbagai tantangan yang dihadapi peserta dalam mengembangkan usaha. Forum tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi yang aplikatif sekaligus memperkuat hubungan antara Pertamina dan para mitra binaannya.
Kegiatan yang diinisiasi fungsi SMEPP PT Pertamina (Persero) bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan sekaligus memperluas pemahaman pelaku UMKM terhadap akses permodalan dan strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan keuangan usaha, penguatan arus kas, pemanfaatan Program PUMK sebagai akses pendanaan, hingga strategi menghadapi tantangan bisnis yang terus berkembang. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pengelolaan usaha yang lebih efektif, termasuk pentingnya penggunaan energi yang aman dan efisien dalam mendukung operasional usaha.
Materi disampaikan oleh Officer I SMEPP PT Pertamina (Persero), Dian Kuswardani, bersama Fasilitator Rumah BUMN Pertamina Bone Bolango, Faisal Hidayat Ali, yang berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam mengembangkan UMKM agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Supervisor HSSE Integrated Terminal Gorontalo, Nico Ferizano, yang mewakili manajemen Integrated Terminal Gorontalo, mengatakan penguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam menciptakan usaha yang mandiri dan berdaya saing.
"Pertamina tidak hanya menghadirkan dukungan melalui akses pendanaan, tetapi juga membekali mitra binaan dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam menjalankan usahanya. Harapannya, para pelaku UMKM mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, dan memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitarnya," ujar Nico.
Pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan konsultasi yang membahas berbagai tantangan yang dihadapi peserta dalam mengembangkan usaha. Forum tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi yang aplikatif sekaligus memperkuat hubungan antara Pertamina dan para mitra binaannya.