Kolaborasi Pelindo Jasa Maritim & BSI Dukung UMKM Naik Kelas
Tri Yari Kurniawan
Kamis, 09 Juli 2026 - 15:31 WIB
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) bersama BSI UMKM Center Makassar mendorong transformasi UMKM melalui program UMKM Next Level: Transformasi UMKM Menuju Bisnis Berkelanjutan dan Berdaya Saing. Foto/Istime
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) bersama BSI UMKM Center Makassar memperkuat kolaborasi dalam mendorong transformasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program "UMKM Next Level: Transformasi UMKM Menuju Bisnis Berkelanjutan dan Berdaya Saing", Selasa (8/7).
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam membangun ekosistem pemberdayaan UMKM yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Sebanyak 40 pelaku UMKM terpilih akan mengikuti pelatihan dan pendampingan selama enam bulan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui penguatan tata kelola bisnis, literasi keuangan, inovasi produk, strategi pemasaran, hingga perluasan jejaring usaha guna meningkatkan daya saing di tingkat nasional.
Kegiatan pembukaan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan. Dari Bank Syariah Indonesia hadir Funding and Transaction Business Deputy Regional Office X Makassar, Tengku Candra. Sementara PT Pelindo Jasa Maritim diwakili Senior Vice President Sekretaris Perusahaan, Tubagus Patrick, serta Pemerintah Kota Makassar diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Zainal Ibrahim.
Turut hadir perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem UMKM.
Pembukaan program ditandai dengan penyerahan plakat sebagai simbol penguatan kemitraan antara PT Pelindo Jasa Maritim, BSI, dan Pemerintah Kota Makassar, yang dilanjutkan dengan kunjungan ke tenant UMKM binaan BSI UMKM Center Makassar. Kunjungan tersebut menjadi ajang untuk melihat langsung produk unggulan para pelaku usaha sekaligus membuka peluang kolaborasi dan perluasan akses pasar.
Rangkaian kegiatan juga menghadirkan sesi Success Story bersama CEO Forza Kaku Indonesia, Khalid Abdul Rahman, yang membagikan pengalaman membangun bisnis, strategi menghadapi tantangan usaha, serta pentingnya inovasi untuk menjaga keberlanjutan usaha.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam membangun ekosistem pemberdayaan UMKM yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Sebanyak 40 pelaku UMKM terpilih akan mengikuti pelatihan dan pendampingan selama enam bulan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui penguatan tata kelola bisnis, literasi keuangan, inovasi produk, strategi pemasaran, hingga perluasan jejaring usaha guna meningkatkan daya saing di tingkat nasional.
Kegiatan pembukaan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan. Dari Bank Syariah Indonesia hadir Funding and Transaction Business Deputy Regional Office X Makassar, Tengku Candra. Sementara PT Pelindo Jasa Maritim diwakili Senior Vice President Sekretaris Perusahaan, Tubagus Patrick, serta Pemerintah Kota Makassar diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Zainal Ibrahim.
Turut hadir perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem UMKM.
Pembukaan program ditandai dengan penyerahan plakat sebagai simbol penguatan kemitraan antara PT Pelindo Jasa Maritim, BSI, dan Pemerintah Kota Makassar, yang dilanjutkan dengan kunjungan ke tenant UMKM binaan BSI UMKM Center Makassar. Kunjungan tersebut menjadi ajang untuk melihat langsung produk unggulan para pelaku usaha sekaligus membuka peluang kolaborasi dan perluasan akses pasar.
Rangkaian kegiatan juga menghadirkan sesi Success Story bersama CEO Forza Kaku Indonesia, Khalid Abdul Rahman, yang membagikan pengalaman membangun bisnis, strategi menghadapi tantangan usaha, serta pentingnya inovasi untuk menjaga keberlanjutan usaha.