home ekbis

Pertamina Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU se-Sulawesi

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:48 WIB
Hingga saat ini, Biosolar B50 telah tersedia di 457 SPBU yang tersebar di empat provinsi di Sulawesi. Foto/Istimewa
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperluas penyaluran Biosolar B50 di seluruh wilayah Sulawesi sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

Hingga 22 Juli 2026, Biosolar B50 telah tersedia di 590 SPBU yang tersebar di enam provinsi di Sulawesi. Jumlah tersebut terdiri atas 280 SPBU di Sulawesi Selatan, 102 SPBU di Sulawesi Tenggara, 76 SPBU di Sulawesi Tengah, 71 SPBU di Sulawesi Utara, 35 SPBU di Sulawesi Barat, dan 26 SPBU di Gorontalo. Cakupan distribusi ini akan terus bertambah seiring penyelesaian tahapan implementasi di seluruh terminal penyalur.

Penyaluran Biosolar B50 dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan rantai pasok, infrastruktur terminal, serta kedatangan pasokan di masing-masing wilayah. Langkah ini ditempuh untuk memastikan proses transisi berjalan lancar tanpa mengganggu pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.

Saat ini, seluruh Main Terminal Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang berada di Makassar, Bitung, Baubau, dan Donggala telah melayani distribusi Biosolar B50. Sementara itu, implementasi di Fuel Terminal dan End Terminal terus dilanjutkan secara bertahap sesuai kesiapan operasional dan jadwal suplai agar seluruh jaringan distribusi dapat beroperasi secara optimal.

Pertamina juga memastikan seluruh aspek operasional telah dipersiapkan sesuai standar, mulai dari kualitas produk, kesiapan sarana dan prasarana, hingga sistem distribusi. Upaya tersebut dilakukan agar penyaluran Biosolar B50 berlangsung aman, andal, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan perluasan distribusi Biosolar B50 merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional tanpa mengurangi keandalan layanan distribusi bahan bakar minyak.

"Perluasan penyaluran Biosolar B50 terus kami lakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan rantai pasok di setiap wilayah. Pertamina memastikan proses implementasi berjalan sesuai standar operasional sehingga kualitas produk tetap terjaga, distribusi berlangsung lancar, dan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," ujar Lilik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya