Aktivitas Trading Token Saham AS di PINTU Melonjak pada Kuartal II 2026
Tri Yari Kurniawan
Kamis, 23 Juli 2026 - 16:37 WIB
Sejak diperkenalkan melalui aplikasi PINTU pada September 2025, perusahaan telah menyediakan 45 pilihan aset tertokenisasi yang mengacu pada saham dan ETF Amerika Serikat. Foto/Istimewa
Aktivitas perdagangan aset tertokenisasi berbasis saham Amerika Serikat (US Stocks Tokenized Assets) di PT Pintu Kemana Saja (PINTU) mengalami peningkatan signifikan sepanjang kuartal II 2026. Platform investasi aset crypto yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut mencatat pertumbuhan pada jumlah trader aktif, frekuensi transaksi, hingga volume perdagangan dibandingkan kuartal sebelumnya.
Secara kuartalan (quarter-over-quarter/QoQ), jumlah trader aktif pada kategori aset tersebut meningkat 18 persen, jumlah transaksi tumbuh 17 persen, sementara volume trading naik 11 persen. Pertumbuhan ini terjadi seiring meningkatnya minat investor terhadap instrumen berbasis indeks dan exchange-traded fund (ETF) sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio aset digital.
Sejak diperkenalkan melalui aplikasi PINTU pada September 2025, perusahaan telah menyediakan 45 pilihan aset tertokenisasi yang mengacu pada saham dan ETF Amerika Serikat.
Presiden Direktur PINTU Andy Putra mengatakan, peningkatan aktivitas perdagangan tersebut menunjukkan semakin besarnya perhatian investor terhadap aset berbasis dunia nyata atau real world asset (RWA), khususnya saham Amerika Serikat yang telah ditokenisasi.
“Pertumbuhan yang merata di seluruh indikator utama pada kuartal II-2026 menunjukkan bahwa token berbasis aset dunia nyata (real world asset atau RWA), khususnya saham AS tertokenisasi, semakin menjadi pilihan sebagai bagian dari strategi diversifikasi investor dan trader crypto di Indonesia. Kenaikan jumlah trader aktif hingga 18% secara quarter-over-quarter mengindikasikan basis investor yang semakin meluas,” ujar Andy.
Salah satu pendorong utama pertumbuhan berasal dari meningkatnya transaksi pada token ETF yang mengacu pada indeks utama pasar saham Amerika Serikat. Token ETF Nasdaq-100 mencatat kenaikan volume trading sebesar 115 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan jumlah trader aktif meningkat hingga 196 persen.
Kinerja positif juga terlihat pada token ETF S&P 500. Instrumen yang merepresentasikan indeks 500 perusahaan terbuka terbesar di Amerika Serikat tersebut membukukan pertumbuhan volume trading sebesar 74 persen, disertai peningkatan jumlah trader aktif sebesar 160 persen.
Secara kuartalan (quarter-over-quarter/QoQ), jumlah trader aktif pada kategori aset tersebut meningkat 18 persen, jumlah transaksi tumbuh 17 persen, sementara volume trading naik 11 persen. Pertumbuhan ini terjadi seiring meningkatnya minat investor terhadap instrumen berbasis indeks dan exchange-traded fund (ETF) sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio aset digital.
Sejak diperkenalkan melalui aplikasi PINTU pada September 2025, perusahaan telah menyediakan 45 pilihan aset tertokenisasi yang mengacu pada saham dan ETF Amerika Serikat.
Presiden Direktur PINTU Andy Putra mengatakan, peningkatan aktivitas perdagangan tersebut menunjukkan semakin besarnya perhatian investor terhadap aset berbasis dunia nyata atau real world asset (RWA), khususnya saham Amerika Serikat yang telah ditokenisasi.
“Pertumbuhan yang merata di seluruh indikator utama pada kuartal II-2026 menunjukkan bahwa token berbasis aset dunia nyata (real world asset atau RWA), khususnya saham AS tertokenisasi, semakin menjadi pilihan sebagai bagian dari strategi diversifikasi investor dan trader crypto di Indonesia. Kenaikan jumlah trader aktif hingga 18% secara quarter-over-quarter mengindikasikan basis investor yang semakin meluas,” ujar Andy.
Salah satu pendorong utama pertumbuhan berasal dari meningkatnya transaksi pada token ETF yang mengacu pada indeks utama pasar saham Amerika Serikat. Token ETF Nasdaq-100 mencatat kenaikan volume trading sebesar 115 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan jumlah trader aktif meningkat hingga 196 persen.
Kinerja positif juga terlihat pada token ETF S&P 500. Instrumen yang merepresentasikan indeks 500 perusahaan terbuka terbesar di Amerika Serikat tersebut membukukan pertumbuhan volume trading sebesar 74 persen, disertai peningkatan jumlah trader aktif sebesar 160 persen.