Arus Bongkar Muat Pelabuhan Makassar Melonjak pada Semester I 2026
Tri Yari Kurniawan
Selasa, 28 Juli 2026 - 15:34 WIB
PT Pelindo Multi Terminal mencatat pertumbuhan positif kinerja operasional di Branch Makassar sepanjang Semester I 2026. Foto/Istimewa
PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola terminal nonpetikemas, mencatat pertumbuhan positif kinerja operasional di Branch Makassar sepanjang Semester I 2026.
Hingga akhir Juni 2026, volume arus general and bag cargo mencapai 348.283 ton/m³ atau meningkat 25,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 278.039 ton/m³. Sementara itu, arus curah kering juga mengalami kenaikan 14 persen menjadi 1,46 juta ton, dari 1,28 juta ton pada Semester I 2025.
Peningkatan tersebut ditopang oleh tingginya aktivitas bongkar muat sejumlah komoditas utama, seperti gandum, pupuk, dan pakan ternak. Selain itu, layanan curah cair turut menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Hingga Semester I 2026, volume curah cair tercatat mencapai 40.422 ton, naik dari 22.098 ton pada periode yang sama tahun sebelumnya. Produktivitas pelayanan curah cair juga mencapai 1.548 ton per ship/day.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Makassar, Sardi, mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan operasional di Pelabuhan Makassar.
"Kami terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan melalui optimalisasi operasional, pemanfaatan fasilitas pelabuhan secara maksimal, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pengguna jasa dan stakeholders. Di samping itu, penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja tetap menjadi prioritas agar kegiatan operasional dapat berjalan secara aman, efektif, dan andal," ujar Sardi.
Menurutnya, Pelindo Multi Terminal Branch Makassar akan terus memperkuat kualitas layanan melalui pengembangan fasilitas, optimalisasi proses operasional, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran aktivitas bongkar muat sekaligus memenuhi kebutuhan pengguna jasa di Pelabuhan Makassar.
Hingga akhir Juni 2026, volume arus general and bag cargo mencapai 348.283 ton/m³ atau meningkat 25,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 278.039 ton/m³. Sementara itu, arus curah kering juga mengalami kenaikan 14 persen menjadi 1,46 juta ton, dari 1,28 juta ton pada Semester I 2025.
Peningkatan tersebut ditopang oleh tingginya aktivitas bongkar muat sejumlah komoditas utama, seperti gandum, pupuk, dan pakan ternak. Selain itu, layanan curah cair turut menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Hingga Semester I 2026, volume curah cair tercatat mencapai 40.422 ton, naik dari 22.098 ton pada periode yang sama tahun sebelumnya. Produktivitas pelayanan curah cair juga mencapai 1.548 ton per ship/day.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Makassar, Sardi, mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan operasional di Pelabuhan Makassar.
"Kami terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan melalui optimalisasi operasional, pemanfaatan fasilitas pelabuhan secara maksimal, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pengguna jasa dan stakeholders. Di samping itu, penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja tetap menjadi prioritas agar kegiatan operasional dapat berjalan secara aman, efektif, dan andal," ujar Sardi.
Menurutnya, Pelindo Multi Terminal Branch Makassar akan terus memperkuat kualitas layanan melalui pengembangan fasilitas, optimalisasi proses operasional, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran aktivitas bongkar muat sekaligus memenuhi kebutuhan pengguna jasa di Pelabuhan Makassar.
(tri)