Kalla Translog Integrasikan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja
Luqman Zainuddin
Selasa, 28 Juli 2026 - 18:06 WIB
CEO Kalla Translog, Andi Muhammad Gunawan (kanan) menjelaskan rencana perusahaan pada masa mendatang. Foto: SINDO Makassar/Luqman Zainuddin
Kalla Translog terus memperkuat pengembangan bisnis melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan penerapan konsep green logistik. Strategi tersebut dijalankan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, sekaligus mendukung keberlanjutan perusahaan.
Kalla Translog merupakan salah satu anak perusahaan dari Kalla Group yang bergerak dalam bidang transportasi dan logistik dengan 2 unit bisnis, yaitu PT Bumi Jasa Utama dan PT Bumi Lintas Tama.
CEO Kalla Translog, Andi Muhammad Gunawan, mengatakan perusahaan memiliki empat pilar utama dalam melakukan pengembangan. Keempat pilar itu yakni terus menghadirkan produk baru, memaksimalkan produk, memperluas wilayah operasional, dan pembaruan budaya dan proses kerja.
"Ini adalah empat pilar yang kami gunakan di perusahaan," kata Gunawan di sela-sela perayaan HUT PT Bumi Jasa Utama dan PT Bumi Lintas Tama di Wisma Kalla, Selasa pagi tadi.
Menurutnya, Kalla Translog juga tengah mengembangkan sistem One Connection untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses kerja. Saat ini perusahaan mengoperasikan sekitar 7.000 unit kendaraan dengan didukung sekitar 2.000 tenaga kerja.
Gunawan menegaskan pemanfaatan AI tidak akan mengurangi jumlah tenaga kerja. Sebaliknya, teknologi tersebut diharapkan menciptakan nilai tambah dan meningkatkan produktivitas karyawan.
"Penggunaan AI bisa memaksimalkan pekerjaan, membuat perusahaan lebih bertumbuh, lebih luas coverage areanya, dengan begitu akan menyerap tenaga kerja yang banyak. Teknologi, semakin sering dipakai, semakin bisa dimanfaatkan," ucapnya.
Kalla Translog merupakan salah satu anak perusahaan dari Kalla Group yang bergerak dalam bidang transportasi dan logistik dengan 2 unit bisnis, yaitu PT Bumi Jasa Utama dan PT Bumi Lintas Tama.
CEO Kalla Translog, Andi Muhammad Gunawan, mengatakan perusahaan memiliki empat pilar utama dalam melakukan pengembangan. Keempat pilar itu yakni terus menghadirkan produk baru, memaksimalkan produk, memperluas wilayah operasional, dan pembaruan budaya dan proses kerja.
"Ini adalah empat pilar yang kami gunakan di perusahaan," kata Gunawan di sela-sela perayaan HUT PT Bumi Jasa Utama dan PT Bumi Lintas Tama di Wisma Kalla, Selasa pagi tadi.
Menurutnya, Kalla Translog juga tengah mengembangkan sistem One Connection untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses kerja. Saat ini perusahaan mengoperasikan sekitar 7.000 unit kendaraan dengan didukung sekitar 2.000 tenaga kerja.
Gunawan menegaskan pemanfaatan AI tidak akan mengurangi jumlah tenaga kerja. Sebaliknya, teknologi tersebut diharapkan menciptakan nilai tambah dan meningkatkan produktivitas karyawan.
"Penggunaan AI bisa memaksimalkan pekerjaan, membuat perusahaan lebih bertumbuh, lebih luas coverage areanya, dengan begitu akan menyerap tenaga kerja yang banyak. Teknologi, semakin sering dipakai, semakin bisa dimanfaatkan," ucapnya.