Telkomsel Terus Bertumbuh, Laba Bersih Capai Rp10,4 Triliun di Semester I 2026
Tri Yari Kurniawan
Minggu, 02 Agustus 2026 - 12:09 WIB
PT Telkomsel menutup Semester I 2026 dengan kinerja positif. Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun, tumbuh 3,3%. Foto/Istimewa
PT Telkomsel menutup Semester I 2026 dengan kinerja positif. Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun, tumbuh 3,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut diikuti peningkatan EBITDA sebesar 8,6% menjadi Rp26,1 triliun dan laba bersih naik 8,3% menjadi Rp10,4 triliun, mencerminkan fundamental bisnis yang semakin kuat di tengah transformasi Telkom Group sebagai strategic holding digital nasional di bawah pengelolaan Danantara Indonesia.
Kinerja tersebut ditopang oleh strategi perusahaan yang berfokus pada kebutuhan pelanggan melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, penguatan kualitas jaringan, penyederhanaan produk dan layanan, serta investasi yang lebih disiplin.
Transformasi ini juga selaras dengan arah Telkom Group dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan fokus bisnis, mengoptimalkan aset, dan membangun organisasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekosistem digital nasional.
Sepanjang Semester I 2026, pendapatan bisnis mobile tumbuh 5,6% menjadi Rp42,8 triliun, sementara pendapatan bisnis digital meningkat 11% menjadi Rp40,8 triliun. Di saat yang sama, konsumsi data pelanggan naik 0,8% secara tahunan menjadi 11,8 juta terabyte, menunjukkan semakin besarnya peran layanan digital dalam mendukung aktivitas masyarakat dan dunia usaha.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan serta konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan.
"Capaian Semester I 2026 merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan serta kerja bersama seluruh insan Telkomsel untuk terus melayani dengan sepenuh hati. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, Telkom Indonesia sebagai perusahaan induk, serta Danantara Indonesia yang terus memperkuat arah transformasi, tata kelola, dan daya saing Telkom Group," ujar Nugroho.
Pertumbuhan tersebut diikuti peningkatan EBITDA sebesar 8,6% menjadi Rp26,1 triliun dan laba bersih naik 8,3% menjadi Rp10,4 triliun, mencerminkan fundamental bisnis yang semakin kuat di tengah transformasi Telkom Group sebagai strategic holding digital nasional di bawah pengelolaan Danantara Indonesia.
Kinerja tersebut ditopang oleh strategi perusahaan yang berfokus pada kebutuhan pelanggan melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, penguatan kualitas jaringan, penyederhanaan produk dan layanan, serta investasi yang lebih disiplin.
Transformasi ini juga selaras dengan arah Telkom Group dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan fokus bisnis, mengoptimalkan aset, dan membangun organisasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekosistem digital nasional.
Sepanjang Semester I 2026, pendapatan bisnis mobile tumbuh 5,6% menjadi Rp42,8 triliun, sementara pendapatan bisnis digital meningkat 11% menjadi Rp40,8 triliun. Di saat yang sama, konsumsi data pelanggan naik 0,8% secara tahunan menjadi 11,8 juta terabyte, menunjukkan semakin besarnya peran layanan digital dalam mendukung aktivitas masyarakat dan dunia usaha.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan serta konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan.
"Capaian Semester I 2026 merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan serta kerja bersama seluruh insan Telkomsel untuk terus melayani dengan sepenuh hati. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, Telkom Indonesia sebagai perusahaan induk, serta Danantara Indonesia yang terus memperkuat arah transformasi, tata kelola, dan daya saing Telkom Group," ujar Nugroho.