PLN Perkuat UMKM Mebel di Pohuwato Lewat Bantuan Peralatan Produksi
Tri Yari Kurniawan
Minggu, 02 Agustus 2026 - 16:05 WIB
PLN UIP Sulawesi terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Foto/Istimewa
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya diwujudkan dengan menyalurkan bantuan usaha mebel kepada UMKM Bulangita Kreatif di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), belum lama ini.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing UMKM melalui penyediaan sarana produksi yang lebih modern. Bantuan yang diberikan meliputi tiga unit mesin serut kayu, dua unit mesin pemotong kayu, dua unit mesin CNC, satu paket alat pelindung diri (APD), serta pelatihan pengoperasian, perawatan, dan manajemen peralatan.
Dengan dukungan tersebut, UMKM Bulangita Kreatif diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, menghasilkan produk mebel yang lebih berkualitas, serta memperluas peluang pengembangan usaha.
Camat Marisa, Usman Bay, mengapresiasi komitmen PLN dalam mendukung pengembangan UMKM di wilayahnya. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memperkuat sarana produksi, tetapi juga menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk terus berkembang.
"Kami mengapresiasi kepedulian PLN melalui Program TJSL yang menyasar pelaku UMKM di Kecamatan Marisa. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi pelaku usaha untuk terus berkembang. Kami berharap program seperti ini mampu mendorong lahirnya UMKM yang lebih mandiri dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Secara terpisah, General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya ditopang oleh infrastruktur kelistrikan yang andal, tetapi juga oleh masyarakat yang memiliki kesempatan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi.
"Melalui Program TJSL, PLN ingin menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM, sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan," katanya.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing UMKM melalui penyediaan sarana produksi yang lebih modern. Bantuan yang diberikan meliputi tiga unit mesin serut kayu, dua unit mesin pemotong kayu, dua unit mesin CNC, satu paket alat pelindung diri (APD), serta pelatihan pengoperasian, perawatan, dan manajemen peralatan.
Dengan dukungan tersebut, UMKM Bulangita Kreatif diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, menghasilkan produk mebel yang lebih berkualitas, serta memperluas peluang pengembangan usaha.
Camat Marisa, Usman Bay, mengapresiasi komitmen PLN dalam mendukung pengembangan UMKM di wilayahnya. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memperkuat sarana produksi, tetapi juga menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk terus berkembang.
"Kami mengapresiasi kepedulian PLN melalui Program TJSL yang menyasar pelaku UMKM di Kecamatan Marisa. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi pelaku usaha untuk terus berkembang. Kami berharap program seperti ini mampu mendorong lahirnya UMKM yang lebih mandiri dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Secara terpisah, General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya ditopang oleh infrastruktur kelistrikan yang andal, tetapi juga oleh masyarakat yang memiliki kesempatan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi.
"Melalui Program TJSL, PLN ingin menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM, sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan," katanya.