home ekbis

MIND ID Tegaskan Dukungan bagi Proyek Strategis PT Vale di Pomalaa

Rabu, 05 Agustus 2026 - 10:16 WIB
MIND ID menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa milik PT Vale Indonesia Tbk sebagai bagian dari percepatan hilirisasi mineral nasional. Foto/Istimewa
MIND ID menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa milik PT Vale Indonesia Tbk sebagai bagian dari percepatan hilirisasi mineral nasional. Dukungan tersebut ditegaskan melalui kunjungan kerja Komisaris MIND ID sekaligus Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, bersama Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin ke kawasan proyek di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Kunjungan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, serta jajaran manajemen PT Vale dan para pemangku kepentingan. Kehadiran seluruh pihak menjadi wujud sinergi untuk memastikan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Pomalaa berjalan aman, kondusif, patuh terhadap hukum, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Sebagai holding industri pertambangan Indonesia, MIND ID menegaskan komitmennya mengawal pengembangan proyek strategis PT Vale, tidak hanya untuk mendukung agenda hilirisasi mineral, tetapi juga memperkuat kepastian investasi, tata kelola perusahaan yang baik, perlindungan lingkungan, serta penciptaan manfaat ekonomi jangka panjang bagi Kabupaten Kolaka dan Sulawesi Tenggara.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale Budiawansyah, Chief Project Officer PT Vale Muhammad Asril, Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Ketua DPRD Sulawesi Tenggara La Ode Tariala, Bupati Kolaka H. Amri, Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha, Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Sugeng Riyanta.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan semakin memperkuat keamanan, kepastian hukum, kelancaran operasional, dan keberlanjutan pembangunan PSN Blok Pomalaa. Berbagai dinamika sosial, hukum, maupun operasional yang muncul di sekitar kawasan proyek juga ditegaskan akan diselesaikan melalui dialog, koordinasi, dan mekanisme yang transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

IGP Pomalaa merupakan salah satu proyek strategis hilirisasi mineral yang dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya nikel Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik.

Melalui perusahaan patungan PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI), PT Vale bersama mitra globalnya membangun fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) di kawasan industri PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP). Fasilitas ini dirancang memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan kapasitas sekitar 120.000 ton nikel dan 15.000 ton kobalt per tahun yang terkandung dalam MHP, sebagai bahan baku utama industri baterai kendaraan listrik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya