home ekbis

Pelindo Gandeng Shipping Line Perkuat Jaringan Logistik Nasional

Rabu, 05 Agustus 2026 - 11:05 WIB
Pelindo memperkuat kolaborasi dengan perusahaan pelayaran nasional dan internasional guna mempercepat implementasi transformasi jaringan logistik nasional. Foto/Istimewa
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat kolaborasi dengan perusahaan pelayaran nasional dan internasional guna mempercepat implementasi transformasi jaringan logistik nasional. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi rantai pasok, memperkuat konektivitas antarpelabuhan, dan menekan biaya logistik nasional.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Coffee Session bertema Strategic Business Discussion yang digelar di Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Selasa (4/8) kemarin. Forum ini menjadi wadah dialog antara operator pelabuhan dan perusahaan pelayaran untuk menyelaraskan implementasi Pelindo Indonesia Network Pendulum (PINP) sebagai jaringan logistik nasional yang lebih terintegrasi.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Farid Padang, Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis, serta sejumlah perusahaan pelayaran, di antaranya PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), PT Tanto Intim Line, PT Meratus Line, dan SITC.

Direktur Komersial Pelindo Farid Padang mengatakan, transformasi melalui PINP tidak hanya berfokus pada pembentukan jaringan pelayaran baru, tetapi juga membangun ekosistem logistik yang lebih efisien, terintegrasi, dan memberikan manfaat bagi seluruh pelaku usaha.

"Melalui forum seperti ini kami ingin memastikan setiap kebijakan dan program yang dijalankan Pelindo dibangun bersama para pengguna jasa. Kolaborasi merupakan kunci untuk menciptakan jaringan logistik yang lebih andal, meningkatkan kepastian jadwal pelayaran, sekaligus menekan biaya logistik nasional," ujar Farid.

Menurut Farid, implementasi PINP yang ditargetkan berjalan tahun ini dirancang untuk mengurangi ketidakseimbangan arus muatan (imbalance cargo) melalui jaringan pelayaran yang terintegrasi, konsolidasi muatan, kepastian jadwal kapal, serta pemberian insentif bagi perusahaan pelayaran yang mampu meningkatkan koefisien muat. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarpelabuhan sekaligus meningkatkan utilisasi terminal di berbagai wilayah Indonesia.

Ia menambahkan, keberhasilan implementasi PINP sangat bergantung pada komitmen bersama antara Pelindo, perusahaan pelayaran, dan pemilik barang. Karena itu, perusahaan terus menggelar rangkaian roadshow dan diskusi dengan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari proses implementasi program.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya