home ekbis

Transformasi TelkomGroup Berbuah Positif, InfraNexia Bukukan Pendapatan Rp7,7 Triliun

Rabu, 05 Agustus 2026 - 16:53 WIB
PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja solid pada semester I 2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun. Foto/Istimewa
Transformasi bisnis infrastruktur digital TelkomGroup mulai menunjukkan hasil positif. PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja solid pada semester I 2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun serta margin EBITDA mencapai 54,5%.

Kinerja tersebut ditopang oleh penguatan portofolio bisnis pascatransfer sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang efektif berlaku sejak 1 Januari 2026. Selain memperkuat skala operasional, langkah ini membuka peluang bagi InfraNexia untuk mengoptimalkan aset jaringan secara lebih fokus, efisien, dan produktif.

Di tengah dominasi kontribusi ekosistem TelkomGroup, bisnis eksternal InfraNexia juga mencatat pertumbuhan signifikan. Pendapatan dari pelanggan di luar TelkomGroup meningkat 31% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp939 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan eksternal, mulai dari operator telekomunikasi, internet service provider (ISP), penyedia layanan digital, hingga segmen korporasi terhadap kapabilitas infrastruktur yang dikelola InfraNexia.

“Pertumbuhan pendapatan eksternal dan kinerja positif InfraNexia menunjukkan bahwa proses bisnis yang kami jalankan mulai memperkuat daya saing perusahaan. Selain memperbesar skala bisnis, fokus kami adalah memastikan aset dan kapabilitas yang dimiliki dapat dikelola secara lebih produktif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf.

Sebagai bagian dari TelkomGroup, InfraNexia juga mendukung komitmen Danantara Indonesia dalam mendorong pengelolaan aset negara yang lebih produktif, berdaya saing, dan mampu menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan melalui penguatan ekosistem digital nasional.

Dari sisi bisnis, segmen Wholesale Network yang mencakup Metronexia, Wavenexia, dan IP Nexia mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 12,7% yoy setelah pengelolaannya dialihkan kepada InfraNexia. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan kapasitas jaringan dan layanan konektivitas seiring akselerasi aktivitas digital.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya