UD Trucks Indonesia Apresiasi Pengemudi Terbaik, Juara Melaju ke Final Global di Jepang
Tim SINDOmakassar
Jum'at, 07 Agustus 2026 - 07:33 WIB
UD Trucks Indonesia menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di industri transportasi melalui ajang UD Trucks Extra Mile Challenge (EMC) 2026. Foto/Istimewa
UD Trucks Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di industri transportasi melalui ajang UD Trucks Extra Mile Challenge (EMC) 2026. Kompetisi ini tidak hanya menjadi wadah apresiasi bagi para pengemudi Quester terbaik di Indonesia, tetapi juga mendorong penerapan budaya keselamatan, efisiensi operasional, dan produktivitas armada. Juara nasional tahun ini akan mewakili Indonesia pada final global di Jepang.
Setelah melalui tahap seleksi dan kualifikasi, delapan pengemudi terbaik berhasil melaju ke babak final. Mereka diuji dalam berbagai aspek penting, mulai dari pemeriksaan kendaraan sebelum beroperasi (pre-inspection), keselamatan berkendara (safe driving), efisiensi penggunaan bahan bakar (fuel-efficient driving), hingga kemampuan mengoperasikan kendaraan sesuai standar operasional.
Vice President Director UD Trucks Indonesia, Handi Lim, mengatakan Extra Mile Challenge merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun kompetensi pengemudi sebagai garda terdepan operasional logistik.
"Kami percaya pengemudi memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan operasional yang aman, efisien, dan produktif. Melalui kompetisi ini, kami ingin mendorong para pengemudi untuk terus meningkatkan kompetensi sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi mereka," ujar Handi Lim.
Selain menjadi ajang kompetisi, EMC juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta untuk memperkuat praktik keselamatan berkendara, meningkatkan efisiensi operasional, serta memahami pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari sehingga memberikan manfaat bagi pelanggan maupun industri transportasi secara keseluruhan.
Chief Executive Astra UD Trucks, Bambang Widjanarko, menegaskan bahwa investasi pada pengembangan pengemudi merupakan bagian penting dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan.
"Kami percaya keberhasilan operasional pelanggan tidak hanya ditentukan oleh kendaraan yang andal, tetapi juga oleh pengemudi yang kompeten. Melalui Extra Mile Challenge, kami ingin memperkuat budaya keselamatan, profesionalisme, dan pada akhirnya mendukung produktivitas pelanggan serta keberlanjutan industri transportasi," kata Bambang.
Setelah melalui tahap seleksi dan kualifikasi, delapan pengemudi terbaik berhasil melaju ke babak final. Mereka diuji dalam berbagai aspek penting, mulai dari pemeriksaan kendaraan sebelum beroperasi (pre-inspection), keselamatan berkendara (safe driving), efisiensi penggunaan bahan bakar (fuel-efficient driving), hingga kemampuan mengoperasikan kendaraan sesuai standar operasional.
Vice President Director UD Trucks Indonesia, Handi Lim, mengatakan Extra Mile Challenge merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun kompetensi pengemudi sebagai garda terdepan operasional logistik.
"Kami percaya pengemudi memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan operasional yang aman, efisien, dan produktif. Melalui kompetisi ini, kami ingin mendorong para pengemudi untuk terus meningkatkan kompetensi sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi mereka," ujar Handi Lim.
Selain menjadi ajang kompetisi, EMC juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta untuk memperkuat praktik keselamatan berkendara, meningkatkan efisiensi operasional, serta memahami pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari sehingga memberikan manfaat bagi pelanggan maupun industri transportasi secara keseluruhan.
Chief Executive Astra UD Trucks, Bambang Widjanarko, menegaskan bahwa investasi pada pengembangan pengemudi merupakan bagian penting dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan.
"Kami percaya keberhasilan operasional pelanggan tidak hanya ditentukan oleh kendaraan yang andal, tetapi juga oleh pengemudi yang kompeten. Melalui Extra Mile Challenge, kami ingin memperkuat budaya keselamatan, profesionalisme, dan pada akhirnya mendukung produktivitas pelanggan serta keberlanjutan industri transportasi," kata Bambang.