Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
Tim SINDOmakassar
Jum'at, 14 Agustus 2026 - 19:09 WIB
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan dinamika ekonomi global telah mengubah lanskap perilaku konsumen secara fundamental.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan dinamika ekonomi global telah mengubah lanskap perilaku konsumen secara fundamental.
Di tengah tantangan inflasi dan fluktuasi nilai mata uang, masyarakat kini tidak hanya membutuhkan akses keuangan yang cepat, tetapi juga mencari rasa aman dan kepastian atas aset yang mereka miliki.
Merespons tantangan tersebut, PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulselbarra Maluku menegaskan komitmennya untuk memimpin transformasi pelayanan melalui pendekatan Marketing 7.0 sebuah konsep pemasaran modern yang mengawinkan keunggulan teknologi AI dengan sentuhan empati kemanusiaan (human touch).
Regional CEO PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbara Maluku, Pratikno, menyampaikan bahwa Pegadaian kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai tempat penyelesaian masalah keuangan saat terdesak (crisis-driven). Lebih dari itu, Pegadaian telah bertransformasi menjadi mitra strategis masyarakat dalam mengelola peluang dan portofolio keuangan (opportunity-driven).
"Transformasi utama kami adalah bergeser dari sekadar Gold Access menjadi Gold Experience. Kami tidak hanya menjual produk emas atau memberikan pinjaman, melainkan menciptakan pengalaman menyeluruh bagi nasabah dalam mengamankan dan mengembangkan aset mereka secara mudah, aman, dan relevan," ujar Pratikno di Makassar.
Mengintegrasikan Seamless Experience: Digital ke Fisik
Melalui aplikasi digital Tring! Pegadaian menghadirkan inklusi keuangan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi hingga Maluku. Kemudahan menabung emas kini dapat dimulai dari nominal yang sangat terjangkau, yaitu Rp10.000. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur cicil emas, pembiayaan, hingga transaksi jual-beli dan gadai secara instan dari genggaman ponsel.
Di tengah tantangan inflasi dan fluktuasi nilai mata uang, masyarakat kini tidak hanya membutuhkan akses keuangan yang cepat, tetapi juga mencari rasa aman dan kepastian atas aset yang mereka miliki.
Merespons tantangan tersebut, PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulselbarra Maluku menegaskan komitmennya untuk memimpin transformasi pelayanan melalui pendekatan Marketing 7.0 sebuah konsep pemasaran modern yang mengawinkan keunggulan teknologi AI dengan sentuhan empati kemanusiaan (human touch).
Regional CEO PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbara Maluku, Pratikno, menyampaikan bahwa Pegadaian kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai tempat penyelesaian masalah keuangan saat terdesak (crisis-driven). Lebih dari itu, Pegadaian telah bertransformasi menjadi mitra strategis masyarakat dalam mengelola peluang dan portofolio keuangan (opportunity-driven).
"Transformasi utama kami adalah bergeser dari sekadar Gold Access menjadi Gold Experience. Kami tidak hanya menjual produk emas atau memberikan pinjaman, melainkan menciptakan pengalaman menyeluruh bagi nasabah dalam mengamankan dan mengembangkan aset mereka secara mudah, aman, dan relevan," ujar Pratikno di Makassar.
Mengintegrasikan Seamless Experience: Digital ke Fisik
Melalui aplikasi digital Tring! Pegadaian menghadirkan inklusi keuangan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi hingga Maluku. Kemudahan menabung emas kini dapat dimulai dari nominal yang sangat terjangkau, yaitu Rp10.000. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur cicil emas, pembiayaan, hingga transaksi jual-beli dan gadai secara instan dari genggaman ponsel.