Kinerja BYD di Sulsel Menguat, Penjualan Capai 1.150 Kendaraan
Tri Yari Kurniawan
Rabu, 02 September 2026 - 19:57 WIB
Head of Training BYD Indonesia, Enung Nurhasanah, memaparkan kinerja perusahaan dalam pembukaan BYD Tech Culture Fest 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Rabu (2/9/2026). Foto/Tri Yari Kurniawan
BYD terus memperkuat penetrasinya di pasar kendaraan listrik Sulawesi Selatan. Hingga September 2026, BYD Indonesia telah menyerahkan sebanyak 1.150 kendaraan kepada konsumen di Sulawesi Selatan, dengan pangsa pasar yang diklaim mencapai sekitar 30 persen.
Capaian tersebut disampaikan Head of Training BYD Indonesia, Enung Nurhasanah, dalam pembukaan BYD Tech Culture Fest 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Rabu (2/9/2026).
Menurut Enung, capaian di Sulawesi Selatan menjadi bagian dari pertumbuhan BYD secara nasional sejak mulai beroperasi di Indonesia pada 2024. Hingga 2026, BYD telah menjual sekitar 32.800 kendaraan listrik di Indonesia, dengan pangsa pasar sekitar 36 persen.
"Bagaimana di Sulawesi Selatan? Kita sudah menyerahkan 1.150 kendaraan kepada customer dengan pangsa pasar kurang lebih sekitar 30 persen," kata Enung.
Pertumbuhan tersebut mendorong BYD untuk memperkuat jaringan layanan dan penjualan di kawasan Sulawesi. Saat ini, BYD mengoperasikan lima showroom yang tersebar di Sulawesi.
Ekspansi jaringan dinilai penting seiring meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap kendaraan energi baru. BYD menargetkan jaringan showroom BYD dan Denza ke depan dapat menjangkau lebih dari 12 lokasi di Sulawesi.
Enung mengatakan perluasan jaringan tersebut bukan sekadar untuk meningkatkan kehadiran merek, tetapi juga mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanan kendaraan energi baru.
Capaian tersebut disampaikan Head of Training BYD Indonesia, Enung Nurhasanah, dalam pembukaan BYD Tech Culture Fest 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Rabu (2/9/2026).
Menurut Enung, capaian di Sulawesi Selatan menjadi bagian dari pertumbuhan BYD secara nasional sejak mulai beroperasi di Indonesia pada 2024. Hingga 2026, BYD telah menjual sekitar 32.800 kendaraan listrik di Indonesia, dengan pangsa pasar sekitar 36 persen.
"Bagaimana di Sulawesi Selatan? Kita sudah menyerahkan 1.150 kendaraan kepada customer dengan pangsa pasar kurang lebih sekitar 30 persen," kata Enung.
Pertumbuhan tersebut mendorong BYD untuk memperkuat jaringan layanan dan penjualan di kawasan Sulawesi. Saat ini, BYD mengoperasikan lima showroom yang tersebar di Sulawesi.
Ekspansi jaringan dinilai penting seiring meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap kendaraan energi baru. BYD menargetkan jaringan showroom BYD dan Denza ke depan dapat menjangkau lebih dari 12 lokasi di Sulawesi.
Enung mengatakan perluasan jaringan tersebut bukan sekadar untuk meningkatkan kehadiran merek, tetapi juga mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanan kendaraan energi baru.