Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
Tri Yari Kurniawan
Sabtu, 12 September 2026 - 07:04 WIB
Kehadiran New Veloz Hybrid EV menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut sekaligus memperkuat posisi Toyota dengan market share 66,2 persen di segmen Low MPV. Foto/Istimewa
PT Toyota-Astra Motor (TAM) mencatat pertumbuhan penjualan di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) hingga 40 persen sepanjang Januari-Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kehadiran New Veloz Hybrid EV menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut sekaligus memperkuat posisi Toyota dengan market share 66,2 persen di segmen Low MPV.
New Veloz Hybrid EV melengkapi jajaran kendaraan LMPV Toyota dengan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang diproduksi secara lokal. Mengusung sistem self-charging hybrid, model ini menawarkan pilihan kendaraan 7-seater yang menggabungkan efisiensi bahan bakar, kepraktisan, dan teknologi elektrifikasi untuk kebutuhan keluarga.
Suliadin, Marketing General Manager, mengatakan pertumbuhan penjualan tersebut menunjukkan respons positif konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi, khususnya New Veloz Hybrid EV.
“Hingga periode Agustus 2026, penjualan Toyota di segmen MPV Low mengalami peningkatan hingga 40% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Hadirnya Veloz Hybrid EV terbukti mendorong dominasi Toyota di segmen MPV Low dengan market share 66,2%. Berbagai respons positif terhadap kehadiran unit ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk terus menghadirkan pilihan kendaraan yang relevan,” ujar Suliadin.
Menurutnya, tingginya permintaan terhadap kendaraan elektrifikasi turut menunjukkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi hybrid. Kondisi tersebut juga memperkuat kontribusi Veloz Hybrid EV terhadap pertumbuhan pangsa pasar Toyota.
Dari sisi teknologi, New Veloz Hybrid EV mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter dengan motor listrik. Sistem tersebut dirancang untuk memberikan efisiensi bahan bakar tanpa membutuhkan pengisian daya eksternal. Teknologi hybrid juga dipadukan dengan konfigurasi kabin 7-seater, sementara baterai lithium-ion ditempatkan dengan mempertimbangkan efisiensi ruang.
“Tingginya minat pelanggan terhadap jenis unit elektrifikasi serta antusiasme terhadap New Veloz Hybrid EV menjadi bukti kuatnya kepercayaan pelanggan. Ditambah dengan situasi kelangkaan BBM yang terjadi saat ini, teknologi hybrid terbukti menjadi solusi paling praktis dan ekonomis bagi konsumsi harian masyarakat,” lanjut Suliadin.
New Veloz Hybrid EV melengkapi jajaran kendaraan LMPV Toyota dengan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang diproduksi secara lokal. Mengusung sistem self-charging hybrid, model ini menawarkan pilihan kendaraan 7-seater yang menggabungkan efisiensi bahan bakar, kepraktisan, dan teknologi elektrifikasi untuk kebutuhan keluarga.
Suliadin, Marketing General Manager, mengatakan pertumbuhan penjualan tersebut menunjukkan respons positif konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi, khususnya New Veloz Hybrid EV.
“Hingga periode Agustus 2026, penjualan Toyota di segmen MPV Low mengalami peningkatan hingga 40% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Hadirnya Veloz Hybrid EV terbukti mendorong dominasi Toyota di segmen MPV Low dengan market share 66,2%. Berbagai respons positif terhadap kehadiran unit ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk terus menghadirkan pilihan kendaraan yang relevan,” ujar Suliadin.
Menurutnya, tingginya permintaan terhadap kendaraan elektrifikasi turut menunjukkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi hybrid. Kondisi tersebut juga memperkuat kontribusi Veloz Hybrid EV terhadap pertumbuhan pangsa pasar Toyota.
Dari sisi teknologi, New Veloz Hybrid EV mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter dengan motor listrik. Sistem tersebut dirancang untuk memberikan efisiensi bahan bakar tanpa membutuhkan pengisian daya eksternal. Teknologi hybrid juga dipadukan dengan konfigurasi kabin 7-seater, sementara baterai lithium-ion ditempatkan dengan mempertimbangkan efisiensi ruang.
“Tingginya minat pelanggan terhadap jenis unit elektrifikasi serta antusiasme terhadap New Veloz Hybrid EV menjadi bukti kuatnya kepercayaan pelanggan. Ditambah dengan situasi kelangkaan BBM yang terjadi saat ini, teknologi hybrid terbukti menjadi solusi paling praktis dan ekonomis bagi konsumsi harian masyarakat,” lanjut Suliadin.