home ekbis

LG DUALCOOL Inverter New Terminator Teruji Hemat Energi oleh UI

Rabu, 16 September 2026 - 12:22 WIB
PT LG Electronics Indonesia (LG) menerima pengakuan hasil uji efisiensi energi dari Universitas Indonesia (UI) untuk pendingin udara LG DUALCOOL Inverter New Terminator model K05NVA. Foto/Istimewa
PT LG Electronics Indonesia (LG) menerima pengakuan hasil uji efisiensi energi dari Universitas Indonesia (UI) untuk pendingin udara LG DUALCOOL Inverter New Terminator model K05NVA (1/2 PK). Dalam pengujian pada kondisi tertentu, produk tersebut mencatat estimasi konsumsi listrik sekitar Rp912 per hari.

Hasil pengujian tersebut menjadi bagian dari upaya LG menghadirkan perangkat pendingin udara yang memadukan kenyamanan dan efisiensi energi bagi konsumen di Indonesia.

“Dengan efisiensi energi menjadi salah satu pertimbangan penting konsumen saat memilih perangkat elektronik rumah tangga, hasil pengujian dari Universitas Indonesia ini menjadi bentuk tanggung jawab kami dalam memasarkan DUALCOOL Inverter New Terminator model K05NVA dengan pengoperasian hemat energi sebagai salah satu keunggulannya,” ujar Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia.

Menurut Ha Sang-chul, efisiensi energi LG DUALCOOL Inverter New Terminator K05NVA tidak terlepas dari teknologi Dual Inverter Compressor™. Teknologi ini memungkinkan kompresor menyesuaikan kecepatan secara responsif berdasarkan kebutuhan pendinginan ruangan.

Kemampuan tersebut juga memungkinkan kompresor bekerja dengan menyesuaikan kebutuhan, sekaligus mendukung proses pendinginan yang lebih cepat dibandingkan model konvensional tertentu.

LG juga membekali produk ini dengan fitur Watt Control yang memberi pengguna kendali terhadap konsumsi daya listrik. Melalui fitur tersebut, tingkat konsumsi listrik dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan.

Pada malam hari atau ketika suhu lingkungan cenderung lebih sejuk, misalnya, pengguna dapat memilih pengoperasian dengan konsumsi daya yang lebih rendah. Pengaturan tersebut dilakukan dengan memperlambat laju kompresor.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya