Antisipasi Kelangkaan, Pertamina Pasok Tambahan 193 Ribu LPG 3 Kg di Sulselbar
Tim SINDOmakassar
Rabu, 16 September 2026 - 19:44 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali menambah pasokan LPG 3 kg sebanyak 193.200 tabung untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Foto/Istimewa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali menambah pasokan (extra dropping) LPG 3 kg sebanyak 193.200 tabung untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat pada periode 14 hingga 19 September 2026. Langkah ini dilakukan guna menjamin ketersediaan pasokan serta mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
Tambahan pasokan ini berkisar antara 50 hingga 100 persen di atas rerata penyaluran harian. Wilayah Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar mendapatkan tambahan hingga 100 persen, sementara daerah lainnya di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat memperoleh penambahan sebesar 50 persen.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, menyatakan penambahan pasokan ini merupakan respons cepat Pertamina dalam menjaga kelancaran distribusi di lapangan.
"Kami terus memperkuat penyaluran LPG 3 kg di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Melalui extra dropping sebanyak 193.200 tabung ini, kami ingin memastikan stok di masyarakat berhak tetap aman dan terpenuhi," ujar Okky dalam keterangan resminya, Rabu (16/9/2026).
Okky mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying). Ia menekankan bahwa LPG tabung hijau ini merupakan barang bersubsidi yang distribusinya telah diatur oleh pemerintah.
Sesuai Surat Edaran Dirjen Migas No. B-2461/MG.05/DJM/2022, LPG 3 kg dilarang digunakan oleh sejumlah sektor usaha comercial, seperti restoran, hotel, usaha binatu (laundry), batik, peternakan, pertanian, tani tembakau, hingga jasa las.
"LPG 3 kg adalah produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan usaha mikro. Kami mengajak masyarakat membeli di pangkalan resmi sesuai kebutuhan agar penyaluran benar-benar tepat sasaran," tambahnya.
Tambahan pasokan ini berkisar antara 50 hingga 100 persen di atas rerata penyaluran harian. Wilayah Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar mendapatkan tambahan hingga 100 persen, sementara daerah lainnya di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat memperoleh penambahan sebesar 50 persen.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, menyatakan penambahan pasokan ini merupakan respons cepat Pertamina dalam menjaga kelancaran distribusi di lapangan.
"Kami terus memperkuat penyaluran LPG 3 kg di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Melalui extra dropping sebanyak 193.200 tabung ini, kami ingin memastikan stok di masyarakat berhak tetap aman dan terpenuhi," ujar Okky dalam keterangan resminya, Rabu (16/9/2026).
Okky mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying). Ia menekankan bahwa LPG tabung hijau ini merupakan barang bersubsidi yang distribusinya telah diatur oleh pemerintah.
Sesuai Surat Edaran Dirjen Migas No. B-2461/MG.05/DJM/2022, LPG 3 kg dilarang digunakan oleh sejumlah sektor usaha comercial, seperti restoran, hotel, usaha binatu (laundry), batik, peternakan, pertanian, tani tembakau, hingga jasa las.
"LPG 3 kg adalah produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan usaha mikro. Kami mengajak masyarakat membeli di pangkalan resmi sesuai kebutuhan agar penyaluran benar-benar tepat sasaran," tambahnya.