Sinergi dan Inovasi Bawa Sulsel Raih TPID Award dan TP2DD Championship 2026
Tri Yari Kurniawan
Sabtu, 26 September 2026 - 11:52 WIB
Strategi pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah mengantarkan Kabupaten Bone dan Kota Makassar meraih penghargaan dalam TPID Award 2026 dan TP2DD Championship 2026. Foto/IST
Sulawesi Selatan menunjukkan performa solid di panggung nasional. Strategi pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah mengantarkan Kabupaten Bone dan Kota Makassar meraih penghargaan dalam TPID Award 2026 dan Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2026.
Prestasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026) yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), 24–26 September 2026.
Ajang yang digelar Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) itu mengusung tema “Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional.”
Rangkaian kegiatan tersebut disinergikan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi (PI) dan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD), sekaligus menjadi momentum pemberian apresiasi kepada daerah yang dinilai mampu menghadirkan inovasi dan efisiensi dalam tata kelola pemerintahan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki E Wimanda, mengatakan capaian tersebut menjadi gambaran dari kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Kabupaten Bone meraih peringkat pertama TPID Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik Wilayah Sulawesi, sementara Kota Makassar terpilih sebagai TP2DD Kota Terbaik 2026 Wilayah Sulawesi. Selain itu, Saudara Andi Muhammad dari Kabupaten Barru meraih kategori Best Knowledge Sharing dalam Katalis P2DD X DIGDAYA Wilayah Sulawesi,” ujar Rizki.
Di sektor pengendalian inflasi, keberhasilan Bone tidak terlepas dari strategi 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.
Prestasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026) yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), 24–26 September 2026.
Ajang yang digelar Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) itu mengusung tema “Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional.”
Rangkaian kegiatan tersebut disinergikan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi (PI) dan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD), sekaligus menjadi momentum pemberian apresiasi kepada daerah yang dinilai mampu menghadirkan inovasi dan efisiensi dalam tata kelola pemerintahan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki E Wimanda, mengatakan capaian tersebut menjadi gambaran dari kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Kabupaten Bone meraih peringkat pertama TPID Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik Wilayah Sulawesi, sementara Kota Makassar terpilih sebagai TP2DD Kota Terbaik 2026 Wilayah Sulawesi. Selain itu, Saudara Andi Muhammad dari Kabupaten Barru meraih kategori Best Knowledge Sharing dalam Katalis P2DD X DIGDAYA Wilayah Sulawesi,” ujar Rizki.
Di sektor pengendalian inflasi, keberhasilan Bone tidak terlepas dari strategi 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.