TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Lewat AI hingga Platform UMKM
Tim SINDOmakassar
Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:32 WIB
TelkomGroup memperkuat upaya membangun kemandirian teknologi digital Indonesia melalui pengembangan empat kapabilitas strategis. Foto/Istimewa
TelkomGroup memperkuat upaya membangun kemandirian teknologi digital Indonesia melalui pengembangan empat kapabilitas strategis, mulai dari pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) hingga platform perdagangan digital untuk memperluas akses pasar UMKM. Inisiatif tersebut diluncurkan dalam ajang Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10).
Empat kapabilitas yang dikembangkan meliputi AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera. Keempatnya dirancang untuk memperkuat infrastruktur digital nasional, memperluas pemanfaatan AI di berbagai sektor, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Peluncuran tersebut dilakukan oleh Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa, didampingi Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Irwan Rey, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar, serta Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji.
Sigit mengatakan, pengembangan teknologi digital nasional membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, badan usaha milik negara (BUMN), dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Selamat atas peluncuran Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian DTIIF 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober dengan tema “Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth”. Forum tersebut mempertemukan pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, dan inovator untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan teknologi, inovasi, serta investasi strategis guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dalam sesi kunjungan ke stan TelkomGroup, Kharim I. G. Siregar dan Seno Soemadji memperkenalkan empat kapabilitas tersebut sebagai bagian dari ekosistem teknologi digital nasional yang terintegrasi.
Empat kapabilitas yang dikembangkan meliputi AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera. Keempatnya dirancang untuk memperkuat infrastruktur digital nasional, memperluas pemanfaatan AI di berbagai sektor, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Peluncuran tersebut dilakukan oleh Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa, didampingi Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Irwan Rey, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar, serta Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji.
Sigit mengatakan, pengembangan teknologi digital nasional membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, badan usaha milik negara (BUMN), dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Selamat atas peluncuran Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian DTIIF 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober dengan tema “Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth”. Forum tersebut mempertemukan pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, dan inovator untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan teknologi, inovasi, serta investasi strategis guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dalam sesi kunjungan ke stan TelkomGroup, Kharim I. G. Siregar dan Seno Soemadji memperkenalkan empat kapabilitas tersebut sebagai bagian dari ekosistem teknologi digital nasional yang terintegrasi.