Nobar KAFIR, Gerbang Sukma di Makassar: Hadirkan Teror Dendam yang Mencekam
Tim SINDOmakassar
Senin, 26 Januari 2026 - 23:00 WIB
Rumah produksi Starvision menggelar nonton bareng film horor terbarunya, KAFIR, Gerbang Sukma, bersama warga Makassar di Studio XXI Mal Panakkukang. Foto/Istimewa
Rumah produksi Starvision menggelar nonton bareng film horor terbarunya, KAFIR, Gerbang Sukma, bersama warga Makassar di Studio XXI Mal Panakkukang, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian promosi jelang penayangan nasional film tersebut yang dijadwalkan tayang serentak mulai 29 Januari 2026.
KAFIR, Gerbang Sukma merupakan sekuel dari film KAFIR, Bersekutu dengan Setan yang dirilis pada 2018. Setelah delapan tahun, sutradara Azhar Kinoi Lubis kembali menggarap kelanjutan kisah keluarga Sri dengan pendekatan horor yang lebih eksploratif dan intens, memadukan ketegangan psikologis, ritual, hingga drama keluarga yang kuat.
Berbeda dari kebanyakan film horor, KAFIR, Gerbang Sukma tidak menitikberatkan pada kehadiran sosok hantu, melainkan mengangkat teror yang lahir dari dendam, luka batin, dan dosa masa lalu yang tak pernah tuntas. Cerita berlatar delapan tahun setelah peristiwa film pertama, ketika masa lalu kembali menghantui kehidupan keluarga Sri.
Sejumlah pemeran utama hadir langsung menyapa penonton Makassar, di antaranya Rangga Azof, Indah Permatasari, dan Asha Assuncao. Kehadiran mereka disambut antusias oleh penonton yang memadati studio bioskop.
Indah Permatasari menilai kekuatan film ini terletak pada konflik keluarga yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari. “Ceritanya sangat dekat dengan kehidupan. Ada rasa benci, dendam, dan prasangka yang sebenarnya dimiliki setiap manusia. Dari situ, penonton bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Aktris asal Makassar itu juga mengapresiasi antusiasme penonton di kota kelahirannya. “Makassar selalu jadi penonton yang apresiatif. Antusiasnya luar biasa,” tambahnya.
Rangga Azof mengungkapkan tantangan utama dalam memerankan karakter Andi adalah penyesuaian emosi tokoh setelah delapan tahun berlalu sejak film pertama.
KAFIR, Gerbang Sukma merupakan sekuel dari film KAFIR, Bersekutu dengan Setan yang dirilis pada 2018. Setelah delapan tahun, sutradara Azhar Kinoi Lubis kembali menggarap kelanjutan kisah keluarga Sri dengan pendekatan horor yang lebih eksploratif dan intens, memadukan ketegangan psikologis, ritual, hingga drama keluarga yang kuat.
Berbeda dari kebanyakan film horor, KAFIR, Gerbang Sukma tidak menitikberatkan pada kehadiran sosok hantu, melainkan mengangkat teror yang lahir dari dendam, luka batin, dan dosa masa lalu yang tak pernah tuntas. Cerita berlatar delapan tahun setelah peristiwa film pertama, ketika masa lalu kembali menghantui kehidupan keluarga Sri.
Sejumlah pemeran utama hadir langsung menyapa penonton Makassar, di antaranya Rangga Azof, Indah Permatasari, dan Asha Assuncao. Kehadiran mereka disambut antusias oleh penonton yang memadati studio bioskop.
Indah Permatasari menilai kekuatan film ini terletak pada konflik keluarga yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari. “Ceritanya sangat dekat dengan kehidupan. Ada rasa benci, dendam, dan prasangka yang sebenarnya dimiliki setiap manusia. Dari situ, penonton bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Aktris asal Makassar itu juga mengapresiasi antusiasme penonton di kota kelahirannya. “Makassar selalu jadi penonton yang apresiatif. Antusiasnya luar biasa,” tambahnya.
Rangga Azof mengungkapkan tantangan utama dalam memerankan karakter Andi adalah penyesuaian emosi tokoh setelah delapan tahun berlalu sejak film pertama.