Usung Konsep Serambi Madinah, Nuansa Ramadan di MaRI Sentuhan Budaya Gorontalo
Tim SINDOmakassar
Jum'at, 20 Februari 2026 - 17:20 WIB
Mal Ratu Indah (MaRI) kembali menghadirkan program tahunan bertajuk MaRI Ramadan Raya sebagai ruang kebersamaan dan refleksi bagi masyarakat Makassar. Foto: Istimewa
Merayakan bulan suci Ramadan, Mal Ratu Indah (MaRI) kembali menghadirkan program tahunan bertajuk MaRI Ramadan Raya sebagai ruang kebersamaan dan refleksi bagi masyarakat Makassar.
Tahun ini, MaRI mengangkat tema “Serambi Madinah”, terinspirasi dari kearifan budaya Gorontalo yang dikenal sebagai wilayah dengan julukan tersebut di timur Nusantara.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, MaRI Ramadan Raya selalu menghadirkan kekayaan budaya Indonesia dalam balutan nilai Ramadan. Setelah menghadirkan pesona Lombok pada 2023, kehangatan Borneo di 2024, serta menyelami keindahan Surau Aceh di 2025, kini MaRI mengajak pengunjung untuk mengenal lebih dekat Gorontalo, sebuah daerah yang menempatkan agama sebagai fondasi kehidupan sosial dan adat istiadatnya.
Melalui tema ini, MaRI menghadirkan Ramadan bukan hanya sebagai perayaan, tetapi sebagai ruang refleksi, pembelajaran, dan kebersamaan yang hangat di tengah kota. Dalam MaRI Ramadan Raya 2026, pengunjung akan disambut dengan dekorasi tematik Gorontalo, Serambi Madinah yang menghadirkan suasana hangat dan diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung dalam menikmati momen Ramadan bersama keluarga.
Rangkaian MaRI Ramadan Raya 2026 juga akan diramaikan dengan berbagai aktivitas yang memadukan unsur budaya, fashion, dan hiburan bernuansa Ramadan. Salah satu highlight tahun ini adalah MaRI Muslim Fashion Wear 2026 yang digelar bekerja sama dengan komunitas modelling Makassar.
Kegiatan ini menghadirkan peragaan busana dari UMKM lokal serta tenant fashion Mal Ratu Indah, menjadi ruang apresiasi bagi pelaku industri fashion sekaligus inspirasi gaya Ramadan bagi para pengunjung. Acara ini akan berlangsung pada 3 hingga 5 Maret 2026 di Main Atrium Mal Ratu Indah.
Nuansa budaya Gorontalo semakin terasa melalui MaRI Menari yang menampilkan tarian Dana-Dana khas Gorontalo. Pertunjukan ini akan digelar pada 28 Februari dan 3 Maret 2026, menghadirkan semangat tradisi yang hangat serta memperkenalkan kekayaan budaya Serambi Madinah dari Timur Nusantara kepada masyarakat Makassar dan sekitarnya.
Tahun ini, MaRI mengangkat tema “Serambi Madinah”, terinspirasi dari kearifan budaya Gorontalo yang dikenal sebagai wilayah dengan julukan tersebut di timur Nusantara.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, MaRI Ramadan Raya selalu menghadirkan kekayaan budaya Indonesia dalam balutan nilai Ramadan. Setelah menghadirkan pesona Lombok pada 2023, kehangatan Borneo di 2024, serta menyelami keindahan Surau Aceh di 2025, kini MaRI mengajak pengunjung untuk mengenal lebih dekat Gorontalo, sebuah daerah yang menempatkan agama sebagai fondasi kehidupan sosial dan adat istiadatnya.
Melalui tema ini, MaRI menghadirkan Ramadan bukan hanya sebagai perayaan, tetapi sebagai ruang refleksi, pembelajaran, dan kebersamaan yang hangat di tengah kota. Dalam MaRI Ramadan Raya 2026, pengunjung akan disambut dengan dekorasi tematik Gorontalo, Serambi Madinah yang menghadirkan suasana hangat dan diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung dalam menikmati momen Ramadan bersama keluarga.
Rangkaian MaRI Ramadan Raya 2026 juga akan diramaikan dengan berbagai aktivitas yang memadukan unsur budaya, fashion, dan hiburan bernuansa Ramadan. Salah satu highlight tahun ini adalah MaRI Muslim Fashion Wear 2026 yang digelar bekerja sama dengan komunitas modelling Makassar.
Kegiatan ini menghadirkan peragaan busana dari UMKM lokal serta tenant fashion Mal Ratu Indah, menjadi ruang apresiasi bagi pelaku industri fashion sekaligus inspirasi gaya Ramadan bagi para pengunjung. Acara ini akan berlangsung pada 3 hingga 5 Maret 2026 di Main Atrium Mal Ratu Indah.
Nuansa budaya Gorontalo semakin terasa melalui MaRI Menari yang menampilkan tarian Dana-Dana khas Gorontalo. Pertunjukan ini akan digelar pada 28 Februari dan 3 Maret 2026, menghadirkan semangat tradisi yang hangat serta memperkenalkan kekayaan budaya Serambi Madinah dari Timur Nusantara kepada masyarakat Makassar dan sekitarnya.