home lifestyle

Cegah Kerusakan Mesin, Kenali Keaslian Oli AHM Lewat QR Code

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB
Astra Motor Sulawesi Selatan mengingatkan masyarakat lebih waspada terhadap peredaran oli palsu yang berpotensi merugikan konsumen maupun pelaku usaha resmi. Foto/Istimewa
Astra Motor Sulawesi Selatan mengingatkan masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, hingga Ambon untuk lebih waspada terhadap peredaran oli palsu yang berpotensi merugikan konsumen maupun pelaku usaha resmi.

Imbauan ini muncul setelah adanya surat peringatan merek dagang dari PT Astra Honda Motor terkait perlindungan merek pelumas resmi Honda yang telah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum RI.

PT Astra Honda Motor diketahui sebagai pemegang hak atas berbagai produk pelumas resmi Honda yang dikenal sebagai Oli AHM, seperti AHM Oil, AHM Oil MPX, AHM Oil SPX, Oil MPX-1, MPX-2, MPX-3, serta AHM Transmission Gear Oil. Masyarakat diminta lebih berhati-hati terhadap produk yang ditawarkan dengan harga tidak wajar dan memastikan keaslian sebelum melakukan pembelian.

Selain merugikan secara ekonomi, penggunaan oli yang tidak asli juga dapat berdampak langsung pada kondisi mesin. Pelumas dengan kualitas tidak terjamin berisiko mempercepat keausan komponen, menurunkan performa kendaraan, hingga meningkatkan potensi biaya perawatan di kemudian hari.

Sparepart Manager Astra Motor Sulawesi Selatan, Agustoni Hioe, menegaskan bahwa konsumen kini dapat dengan mudah mengecek keaslian produk melalui pemindaian QR code yang terdapat pada kemasan.

“Pesan utama yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat adalah jangan langsung membeli tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Konsumen dapat memastikan keaslian Oli AHM dengan melakukan scan QR code pada kemasan produk. Jika produk tersebut asli, maka hasil verifikasi hanya akan terkonfirmasi melalui website resmi ahm.to. Kami menghimbau masyarakat untuk menjadikan langkah ini sebagai kebiasaan sebelum menggunakan oli pada sepeda motornya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar konsumen tidak hanya tergiur harga murah, karena proses pengecekan melalui QR code hanya membutuhkan waktu singkat namun dapat mencegah risiko kerugian yang jauh lebih besar akibat penggunaan produk palsu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya