Adaptasi Novel Popular, Film Whalefall Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:10 WIB
Film Whalefall" mulai tayang serentak pada 14 Oktober 2026. Foto: Istimewa
Bioskop Indonesia kembali kedatangan film thriller survival terbaru produksi 20th Century Studios dan Imagine Entertainment berjudul "Whalefall", yang mulai tayang serentak pada 14 Oktober 2026.
Film ini mengusung ide cerita yang unik dan mencekam, kisah seorang penyelam bernama Jay yang harus berpacu dengan waktu dan oksigen demi menyelamatkan diri setelah ditelan oleh seekor paus sperma raksasa, yang dibintangi Austin Abrams.
Memadukan elemen survival yang mencekam dengan sentuhan emosional, film ini diadaptasi dari novel karya penulis pemenang penghargaan Daniel Kraus dengan judul yang sama dan disutradarai oleh Brian Duffield ("No One Will Save You").
Berbeda dari kebanyakan kisah dengan premis serupa, Daniel Kraus mengangkat cerita ini lewat pendekatan yang lebih realistis.
Ide cerita ini datang dari sebuah video, di mana dua orang hampir tertelan seekor paus saat bermain kayak di tengah lautan Tertarik dengan peristiwa tersebut, Kraus menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk melakukan riset tentang paus sperma dan berkonsultasi dengan sejumlah ilmuwan serta para ahli.
Melalui riset tersebut, Kraus menemukan bahwa meskipun peristiwa in beľum pernah tercatat di dunia nyata, kemungkinan manusia tetelan paus sperma bukanlah fenomena yang sepenuhnya mustahil.
Temuan ini akhirnya meyakinkan Kraus untuk mengembangkan premis tersebut menjadi sebuah cerita.
Film ini mengusung ide cerita yang unik dan mencekam, kisah seorang penyelam bernama Jay yang harus berpacu dengan waktu dan oksigen demi menyelamatkan diri setelah ditelan oleh seekor paus sperma raksasa, yang dibintangi Austin Abrams.
Memadukan elemen survival yang mencekam dengan sentuhan emosional, film ini diadaptasi dari novel karya penulis pemenang penghargaan Daniel Kraus dengan judul yang sama dan disutradarai oleh Brian Duffield ("No One Will Save You").
Berbeda dari kebanyakan kisah dengan premis serupa, Daniel Kraus mengangkat cerita ini lewat pendekatan yang lebih realistis.
Ide cerita ini datang dari sebuah video, di mana dua orang hampir tertelan seekor paus saat bermain kayak di tengah lautan Tertarik dengan peristiwa tersebut, Kraus menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk melakukan riset tentang paus sperma dan berkonsultasi dengan sejumlah ilmuwan serta para ahli.
Melalui riset tersebut, Kraus menemukan bahwa meskipun peristiwa in beľum pernah tercatat di dunia nyata, kemungkinan manusia tetelan paus sperma bukanlah fenomena yang sepenuhnya mustahil.
Temuan ini akhirnya meyakinkan Kraus untuk mengembangkan premis tersebut menjadi sebuah cerita.