Cuaca Eksrem, Wali Kota Makassar Tetapkan Status Siaga
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Senin, 12 Januari 2026 - 20:34 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Kepala BBMKG) Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil (baju putih), menyampaikan status siaga cuaca, di Media Center Balai Kota, Senin (12/1/2026). Foto: Istimewa.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menetapkan status siaga merupakan langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh peningkatan curah hujan.
"Setelah dilakukan rapat koordinasi untuk melihat kondisi cuaca yang terjadi sekarang dan ke depannya, kita sudah sepakat bahwa hari ini Kota Makassar berada pada tahapan siaga," tuturnya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil bukan berdasarkan asumsi, melainkan bersumber dari data ilmiah dan analisis resmi yang disampaikan oleh BMKG.
"Pemerintah Kota Makassar menjadikan rekomendasi BMKG sebagai dasar utama dalam menetapkan langkah kebencanaan. Hasil keputusan ini benar-benar diperoleh dari data analisis teman-teman BMKG. Ini bukan keputusan sepihak, tetapi keputusan berbasis data dan kajian ilmiah," ucapnya di ruang media center Balai Kota.
Dengan ditetapkannya status siaga, Pemkot Makassar bersama unsur terkait diharapkan dapat meningkatkan kesiapan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan bencana, serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dalam waktu dekat.
Munafri berharap, penetapan status siaga ini dapat menjadi perhatian serius bagi seluruh masyarakat Kota Makassar, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan secara mandiri, terutama dalam menjaga keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar.
"Kami berharap masyarakat bisa melihat kondisi ini, memperhatikan keadaan yang ada, mawas diri, menjaga lingkungan, serta menjaga keluarga agar tingkat keselamatan kita semua bisa terjaga dengan baik," harapnya.
"Setelah dilakukan rapat koordinasi untuk melihat kondisi cuaca yang terjadi sekarang dan ke depannya, kita sudah sepakat bahwa hari ini Kota Makassar berada pada tahapan siaga," tuturnya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil bukan berdasarkan asumsi, melainkan bersumber dari data ilmiah dan analisis resmi yang disampaikan oleh BMKG.
"Pemerintah Kota Makassar menjadikan rekomendasi BMKG sebagai dasar utama dalam menetapkan langkah kebencanaan. Hasil keputusan ini benar-benar diperoleh dari data analisis teman-teman BMKG. Ini bukan keputusan sepihak, tetapi keputusan berbasis data dan kajian ilmiah," ucapnya di ruang media center Balai Kota.
Dengan ditetapkannya status siaga, Pemkot Makassar bersama unsur terkait diharapkan dapat meningkatkan kesiapan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan bencana, serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dalam waktu dekat.
Munafri berharap, penetapan status siaga ini dapat menjadi perhatian serius bagi seluruh masyarakat Kota Makassar, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan secara mandiri, terutama dalam menjaga keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar.
"Kami berharap masyarakat bisa melihat kondisi ini, memperhatikan keadaan yang ada, mawas diri, menjaga lingkungan, serta menjaga keluarga agar tingkat keselamatan kita semua bisa terjaga dengan baik," harapnya.