Siapkan Strategi Hidupkan Kembali Tiga Terminal di Makassar
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Jum'at, 23 Januari 2026 - 10:17 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama bersama jajaran Perumda Terminal Makassar Metro, di Balaikota Makassar, Kamis (22/1/2026). Foto: Istimewa.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama bersama jajaran Perumda Terminal Makassar Metro membahas langkah strategis optimalisasi pengelolaan tiga terminal di Balaikota Makassar, Kamis (22/1/2026).
Langkah tersebut sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menghidupkan terminal kota dengan penguatan layanan transportasi, penataan kawasan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, menjelaskan langkah teknis yang akan dilakukan pada tiga terminal utama Kota Makassar.
Ia menyampaikan bahwa saat ini tiga terminal utama yang menjadi fokus penataan dan pengembangan, yakni Terminal Regional Daya, Terminal Malengkeri, dan Terminal Toddopuli.
Di Terminal Regional Daya, kata dia, pihaknya mulai melakukan pengaktifan kembali aramda perusahaan otobus (PO) secara bertahap. Selain itu, kawasan terminal juga akan ditata untuk mendukung aktivitas UMKM agar lebih produktif dan tertata.
“Bagaimana PO itu kita masukkan kembali. Sekarang ini kita lakukan untuk kedatangan, Insyaallah kedepan keberangkatannya. Dan bagaimana terminal itu bisa kita aktifkan kembali terutama UMKMnya,” jelasnya.
Untuk Terminal Malengkeri, terdapat tiga program utama yang sedang dan akan dijalankan. Yaitu Pasar Bongkar Muat, yang saat ini tengah dibenahi dari sisi infrastruktur dengan pemasangan paving block untuk mengatasi genangan air.
Langkah tersebut sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menghidupkan terminal kota dengan penguatan layanan transportasi, penataan kawasan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, menjelaskan langkah teknis yang akan dilakukan pada tiga terminal utama Kota Makassar.
Ia menyampaikan bahwa saat ini tiga terminal utama yang menjadi fokus penataan dan pengembangan, yakni Terminal Regional Daya, Terminal Malengkeri, dan Terminal Toddopuli.
Di Terminal Regional Daya, kata dia, pihaknya mulai melakukan pengaktifan kembali aramda perusahaan otobus (PO) secara bertahap. Selain itu, kawasan terminal juga akan ditata untuk mendukung aktivitas UMKM agar lebih produktif dan tertata.
“Bagaimana PO itu kita masukkan kembali. Sekarang ini kita lakukan untuk kedatangan, Insyaallah kedepan keberangkatannya. Dan bagaimana terminal itu bisa kita aktifkan kembali terutama UMKMnya,” jelasnya.
Untuk Terminal Malengkeri, terdapat tiga program utama yang sedang dan akan dijalankan. Yaitu Pasar Bongkar Muat, yang saat ini tengah dibenahi dari sisi infrastruktur dengan pemasangan paving block untuk mengatasi genangan air.