Mutasi Perdana Makassar 2026: 13 Camat Bergeser, 106 Pejabat Resmi Dilantik
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Jum'at, 06 Februari 2026 - 16:49 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (6/2/2026). Foto: Istimewa
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Rotasi tersebut mencakup jabatan camat, kepala bagian (Kabag), kepala bidang (Kabid), hingga kepala seksi, yang dilaksanakan berdasarkan prinsip meritokrasi dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa proses penyegaran birokrasi ini tidak dilandasi oleh kepentingan politik, diskriminasi, maupun sentimen personal.
"Seluruh ASN diberikan kesempatan yang sama untuk mengabdi, tanpa melihat latar belakang atau pilihan politik di masa lalu," tegasnya saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (6/2/2026).
Munafri memastikan proses mutasi di lingkup Pemkot Makassar dilakukan tanpa menonjobkan pegawai. Ia menjelaskan bahwa pergeseran dari jabatan lama ke posisi baru, maupun sebaliknya, didasarkan pada pertimbangan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi ini memberikan apresiasi kepada para camat yang mengalami pergeseran jabatan dalam rotasi dan penyegaran birokrasi Pemerintah Kota Makassar.
Ia menilai para camat tersebut merupakan figur-figur terbaik dengan kinerja yang telah teruji selama menjalankan tugas di wilayah masing-masing.
Rotasi tersebut mencakup jabatan camat, kepala bagian (Kabag), kepala bidang (Kabid), hingga kepala seksi, yang dilaksanakan berdasarkan prinsip meritokrasi dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa proses penyegaran birokrasi ini tidak dilandasi oleh kepentingan politik, diskriminasi, maupun sentimen personal.
"Seluruh ASN diberikan kesempatan yang sama untuk mengabdi, tanpa melihat latar belakang atau pilihan politik di masa lalu," tegasnya saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (6/2/2026).
Munafri memastikan proses mutasi di lingkup Pemkot Makassar dilakukan tanpa menonjobkan pegawai. Ia menjelaskan bahwa pergeseran dari jabatan lama ke posisi baru, maupun sebaliknya, didasarkan pada pertimbangan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi ini memberikan apresiasi kepada para camat yang mengalami pergeseran jabatan dalam rotasi dan penyegaran birokrasi Pemerintah Kota Makassar.
Ia menilai para camat tersebut merupakan figur-figur terbaik dengan kinerja yang telah teruji selama menjalankan tugas di wilayah masing-masing.