Sampah Kanal hingga Drum Besi, Anak Muda Makassar Ubah Sampah Plastik Jadi BBM
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Rabu, 11 Februari 2026 - 15:33 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengunjungi lokasi peleburan sampah plastik menjadi BBM di Jalan Labu Lorong, Kecamatan Bontoala, Rabu (11/2/2026). Foto: Istimewa
Karya inovasi anak muda Kota Makassar kembali menunjukkan perannya dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat, Rabu (11/2/2026).
Melalui tangan-tangan kreatif dan penuh kepedulian lingkungan, sampah plastik yang selama ini menjadi masalah serius berhasil disulap menjadi bahan bakar minyak (BBM) yang bermanfaat dan bernilai guna.
Inovasi tersebut mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat mengunjungi lokasi peleburan sampah plastik menjadi BBM di Jalan Labu Lorong, Kecamatan Bontoala.
Kunjungan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terhadap kreativitas generasi muda dalam menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan.
Di lokasi tersebut, Munafri Arifuddin menyaksikan secara langsung proses pengolahan sampah plastik yang dikumpulkan dari lingkungan sekitar, kemudian dilebur melalui teknologi sederhana hingga menghasilkan bahan bakar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Inovasi ini tidak hanya berdampak pada pengurangan volume sampah plastik, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi serta manfaat sosial bagi warga," ujarnya.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menilai, inisiatif warga dan anak muda sejalan dengan visi Pemkot Makassar dalam mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan, berbasis partisipasi masyarakat, dan ramah lingkungan.
Melalui tangan-tangan kreatif dan penuh kepedulian lingkungan, sampah plastik yang selama ini menjadi masalah serius berhasil disulap menjadi bahan bakar minyak (BBM) yang bermanfaat dan bernilai guna.
Inovasi tersebut mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat mengunjungi lokasi peleburan sampah plastik menjadi BBM di Jalan Labu Lorong, Kecamatan Bontoala.
Kunjungan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terhadap kreativitas generasi muda dalam menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan.
Di lokasi tersebut, Munafri Arifuddin menyaksikan secara langsung proses pengolahan sampah plastik yang dikumpulkan dari lingkungan sekitar, kemudian dilebur melalui teknologi sederhana hingga menghasilkan bahan bakar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Inovasi ini tidak hanya berdampak pada pengurangan volume sampah plastik, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi serta manfaat sosial bagi warga," ujarnya.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menilai, inisiatif warga dan anak muda sejalan dengan visi Pemkot Makassar dalam mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan, berbasis partisipasi masyarakat, dan ramah lingkungan.