Strategi Baru Tangani Banjir Antang, dari Tanggul, Retensi hingga EWS
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Jum'at, 13 Februari 2026 - 20:34 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau kondisi Perumahan Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Jumat (13/2/2026). Foto: Istimewa
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung Perumahan Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Jumat (13/2/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan langkah penanganan banjir berjalan serta menyiapkan solusi jangka pendek dan panjang.
Dalam kunjungan tersebut, Munafri menegaskan bahwa kawasan Perumnas Blok 8 dan Blok 10 selama ini kerap terdampak banjir saat musim hujan. Pemerintah kota, kata dia, tengah menyiapkan strategi mitigasi mulai dari sistem peringatan dini hingga rencana pembangunan tanggul.
"Sebagaimana diketahui, Perumnas Blok 8 dan Blok 10 di Manggala kerap menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba. Bahkan, pada musim penghujan, warga di dua titik ini harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk hingga mengungsi," ujarnya.
Meski demikian, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi kawasan masih normal tanpa genangan besar seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Sebagai bentuk penguatan kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar telah memasang alat peringatan dini atau Early Warning System (EWS) banjir," ungkapnya.
Ia menjelaskan, salah satu perangkat EWS telah dipasang di Sungai Kajenjeng, Kecamatan Manggala sebagai bagian dari langkah preventif pemerintah kota.
"Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif Pemkot Makassar dalam memperkuat sistem mitigasi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat menghadapi potensi banjir di musim hujan," jelasnya saat dikonfirmasi
Dalam kunjungan tersebut, Munafri menegaskan bahwa kawasan Perumnas Blok 8 dan Blok 10 selama ini kerap terdampak banjir saat musim hujan. Pemerintah kota, kata dia, tengah menyiapkan strategi mitigasi mulai dari sistem peringatan dini hingga rencana pembangunan tanggul.
"Sebagaimana diketahui, Perumnas Blok 8 dan Blok 10 di Manggala kerap menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba. Bahkan, pada musim penghujan, warga di dua titik ini harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk hingga mengungsi," ujarnya.
Meski demikian, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi kawasan masih normal tanpa genangan besar seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Sebagai bentuk penguatan kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar telah memasang alat peringatan dini atau Early Warning System (EWS) banjir," ungkapnya.
Ia menjelaskan, salah satu perangkat EWS telah dipasang di Sungai Kajenjeng, Kecamatan Manggala sebagai bagian dari langkah preventif pemerintah kota.
"Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif Pemkot Makassar dalam memperkuat sistem mitigasi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat menghadapi potensi banjir di musim hujan," jelasnya saat dikonfirmasi