Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Warga Lewat Simulasi Bencana
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Minggu, 08 Maret 2026 - 10:43 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Simulasi Bencana Dasar, di Jalan Teuku Umar, Sabtu (7/3/2026). Foto: Istimewa
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Hal itu disampaikan Munafri saat memberikan sambutan pada kegiatan Simulasi Bencana Dasar yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama Komunitas Kemakmuran Utara Makassar di Jalan Teuku Umar, Sabtu (7/3/2026).
Menurut Munafri, upaya mitigasi bencana tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keterlibatan masyarakat, komunitas, dan sektor swasta dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan bersama.
"Kolaborasi seluruh elemen sangat dibutuhkan. Pemerintah, swasta, masyarakat, dan komunitas harus bersinergi, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem atau bencana musiman agar dampaknya bisa diminimalkan," katanya.
Ia menyebut pemerintah kota terus mendorong berbagai langkah antisipasi untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana.
"Pemerintah kota terus mendorong penguatan sistem peringatan dini, pemeliharaan peralatan evakuasi, simulasi tanggap darurat secara rutin, hingga penyediaan logistik kebencanaan. Selain itu, koordinasi lintas sektor juga menjadi kunci utama agar penanganan bencana dapat berjalan efektif," tutur Munafri.
Munafri juga menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus dimiliki seluruh masyarakat karena bencana dapat terjadi kapan saja.
Hal itu disampaikan Munafri saat memberikan sambutan pada kegiatan Simulasi Bencana Dasar yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama Komunitas Kemakmuran Utara Makassar di Jalan Teuku Umar, Sabtu (7/3/2026).
Menurut Munafri, upaya mitigasi bencana tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keterlibatan masyarakat, komunitas, dan sektor swasta dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan bersama.
"Kolaborasi seluruh elemen sangat dibutuhkan. Pemerintah, swasta, masyarakat, dan komunitas harus bersinergi, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem atau bencana musiman agar dampaknya bisa diminimalkan," katanya.
Ia menyebut pemerintah kota terus mendorong berbagai langkah antisipasi untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana.
"Pemerintah kota terus mendorong penguatan sistem peringatan dini, pemeliharaan peralatan evakuasi, simulasi tanggap darurat secara rutin, hingga penyediaan logistik kebencanaan. Selain itu, koordinasi lintas sektor juga menjadi kunci utama agar penanganan bencana dapat berjalan efektif," tutur Munafri.
Munafri juga menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus dimiliki seluruh masyarakat karena bencana dapat terjadi kapan saja.